SAWAHLUNTO, Sinyalgonews.com,–Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, secara resmi membuka Turnamen Antar Sekolah Sepak Bola (SSB) Piala Wali Kota Sawahlunto Cup 2026 di Lapangan Ombilin, Jumat (19/6/2026).
Turnamen tingkat Sumatera Barat yang diselenggarakan oleh Askot PSSI Sawahlunto itu diikuti sebanyak 43 tim dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar. Rinciannya, 24 tim bertanding pada Kelompok Umur (KU) 12 tahun dan 19 tim pada KU 10 tahun.
Ajang pembinaan sepak bola usia dini tersebut berlangsung selama tiga hari dan berakhir pada Minggu (21/6/2026).
Dalam sambutannya, Riyanda Putra menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, Askot PSSI Sawahlunto, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.
Menurutnya, kompetisi usia dini memiliki peran penting dalam proses pembinaan atlet sepak bola. Selain menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan teknis, turnamen juga memberikan pengalaman bertanding serta menanamkan nilai-nilai sportivitas kepada para pemain muda.
“Pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan proses yang berkelanjutan melalui kompetisi yang teratur dan terukur agar potensi anak-anak dapat berkembang secara maksimal,” ujar Riyanda.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan pembinaan generasi muda.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, sekolah, dan komunitas akan terus diperkuat guna memperluas ruang pembinaan bagi talenta-talenta muda daerah.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran para pemain, ofisial, serta keluarga pendamping dari berbagai daerah diperkirakan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, mulai dari sektor kuliner, penginapan, perdagangan hingga pariwisata.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Sawahlunto tidak hanya menjadi tuan rumah kompetisi olahraga, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai kota yang aktif mendorong pembinaan atlet muda sekaligus menggerakkan sektor ekonomi masyarakat melalui kegiatan olahraga.