Padang , Sinyalgonews.com– Yayasan Mubaligh Profesional (YMP) Sumatera Barat kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak dai yang berkompeten dan berwawasan luas melalui kegiatan Trainer of Trainer (TOT) Mubaligh dan Mubalighah Sumatera Barat. Kegiatan bergengsi ini dilaksanakan di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, Sabtu, 27 Desember 2025, dan diikuti oleh para mubaligh serta mubalighah dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Kegiatan TOT ini menjadi momentum penting dalam mempersiapkan para dai menghadapi tantangan dakwah di era modern, sekaligus sebagai langkah strategis menyambut bulan suci Ramadhan 2026. YMP Sumbar memandang bahwa kualitas dakwah sangat ditentukan oleh kesiapan ilmu, metode, dan keteladanan para mubaligh yang terjun langsung ke tengah masyarakat.

Acara ini menghadirkan dua tokoh nasional sebagai pemateri utama. Ustadz Dr. Rizal Safaruddin, MA tampil sebagai pemateri pertama dengan menyampaikan materi seputar penguatan substansi dakwah dan strategi penyampaian pesan keumatan yang efektif dan solutif. Ia menekankan pentingnya dai memahami kondisi sosial umat, memiliki kedalaman ilmu, serta mampu menyampaikan pesan agama secara bijak, sejuk, dan mencerahkan.

Sementara itu, Ustadz Prof. H. Salmadanis, MA sebagai pemateri kedua mengulas secara mendalam tentang peran mubaligh dalam menjaga persatuan umat, memperkuat nilai keislaman dan kebangsaan, serta merespons tantangan dakwah di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, mubaligh dituntut tidak hanya fasih berbicara di mimbar, tetapi juga cakap dalam membangun komunikasi yang menyejukkan dan mencerdaskan umat.

Ketua Panitia pelaksana, Ustadz Dodi Kurniawan, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi Ansharullah atas dukungan dan fasilitasi tempat yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Terutama kepada Bapak Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi Ansharullah yang telah memfasilitasi kegiatan ini di Auditorium Istana Gubernur. TOT ini kami laksanakan sebagai bentuk ikhtiar mempersiapkan para mubaligh dan mubalighah agar memiliki bekal ilmu, wawasan, dan metode dakwah yang kuat dalam menyambut Ramadhan 2026,” ujar Ustadz Dodi.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa TOT ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan ceramah, tetapi juga membangun mental dakwah yang ikhlas, profesional, dan bertanggung jawab, sehingga para dai mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Yaysan Mubaligh Profesional ( YMP ) Sumatera Barat, Ustadz Basral Yan, MA, turut memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya sikap rendah hati dan semangat belajar yang berkelanjutan bagi seorang mubaligh.
“Kami mengapresiasi panitia yang telah bersusah payah menyelenggarakan kegiatan ini, serta para mubaligh dan mubalighah yang dengan penuh semangat mengikuti TOT. Seorang mubaligh tidak boleh berhenti belajar. Ilmu harus terus diperbarui. Melalui TOT ini, mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas keilmuan dan kesiapan diri dalam menghadapi bulan suci Ramadhan 2026,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa mubaligh memiliki peran strategis sebagai penjaga nilai moral dan penyejuk umat, terutama di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi Ansharullah, yang diwakili oleh Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Sumatera Barat, Al Amin, S.Sos.I, MM, menyampaikan pesan khusus kepada seluruh peserta TOT. Dalam sambutan yang dibacakan, gubernur menaruh harapan besar kepada para mubaligh dan mubalighah di Sumatera Barat.
“Para mubaligh dan mubalighah hendaknya menjadi penyejuk dan pemersatu umat, mampu menyampaikan dakwah yang damai, serta terus meng-update ilmu pengetahuan agar pesan-pesan keislaman yang disampaikan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” pesan gubernur.
Kegiatan TOT ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta tampak aktif mengikuti sesi materi, diskusi, dan tanya jawab, sebagai bagian dari proses penguatan kapasitas diri sebagai dai profesional.
Melalui kegiatan ini, YMP Sumatera Barat berharap dapat melahirkan mubaligh dan mubalighah yang tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial, sehingga mampu menjalankan peran dakwah secara efektif, beretika, dan membawa kesejukan bagi umat, khususnya dalam menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan 2026 dengan dakwah yang berkualitas dan berdaya guna.
( Mat )