Padang, Sinyalgonews.com — Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan pemberdayaan masjid di Sumatera Barat, Yayasan Mubaligh Profesional (YMP) Sumbar bersama Bukittinggi Training Center (BTC) siap menggelar Pelatihan Manajemen Masjid yang terbuka untuk umum.

Kegiatan inspiratif ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 8 November 2025, bertempat di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, dan diperkirakan akan dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah di Sumbar.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber nasional yang telah berpengalaman puluhan tahun dalam membina masjid dan jamaah, Kusnadi Ikhwani, M.M, asal Semarang, Jawa Tengah. Sosok yang dikenal luas di kalangan aktivis masjid ini merupakan:
-
Penulis buku fenomenal “Memakmurkan Masjid”
-
Ketua Bidang Pembinaan Masjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
-
Ketua Takmir Masjid Al Falah Sragen — salah satu masjid percontohan nasional di Indonesia
-
Trainer dan motivator yang telah melatih ribuan pengurus masjid di seluruh nusantara

Dengan segudang pengalaman dan kiprahnya dalam menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan ekonomi umat, Kusnadi Ikhwani akan membagikan wawasan praktis tentang bagaimana mengelola masjid secara profesional, akuntabel, dan berdaya guna bagi masyarakat.
Menurut Ketua Pelaksana Mat Afriandi Rajo Sati, S.Pd.I, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen YMP untuk ikut memajukan kualitas pengurus dan pengelolaan masjid di Ranah Minang.
“Kita ingin pengurus masjid di Sumatera Barat tidak hanya aktif di bidang ibadah, tapi juga memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang kuat. Dengan pengelolaan yang baik, masjid akan menjadi pusat kemakmuran umat,” ujar Mat Afriandi.
Menariknya, biaya pelatihan ini hanya Rp 30.000 per peserta — bukan sebagai biaya komersial, melainkan untuk mendukung transportasi pemateri dari Semarang ke Padang.
“Ini murni kegiatan berbagi ilmu. Kita ingin semua kalangan bisa ikut tanpa hambatan biaya,” tambahnya.
Pelatihan ini terbuka bagi siapa pun yang peduli pada pengelolaan masjid — mulai dari pengurus DKM, remaja masjid, takmir, guru agama, dai, hingga masyarakat umum. Panitia menegaskan, kuota peserta hanya dibatasi 250 orang, agar kegiatan lebih fokus dan interaktif.
Peserta akan mendapatkan materi eksklusif tentang strategi pengelolaan masjid modern, mulai dari manajemen jamaah, sistem keuangan yang transparan, penguatan program dakwah, hingga inovasi menjadikan masjid sebagai pusat ekonomi berbasis jamaah.
Selain berbagi ilmu, pelatihan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan sinergi antar pengurus masjid se-Sumatera Barat, untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat jaringan dakwah.
Sosok Kusnadi Ikhwani sendiri dikenal luas berkat kiprahnya di Masjid Al Falah Sragen, yang kini menjadi ikon inspirasi masjid percontohan nasional karena mampu memakmurkan jamaah melalui kegiatan yang kreatif, produktif, dan terukur.
Bagi yang ingin mengenal lebih dekat gagasan beliau, panitia juga menyediakan tautan video inspiratif berikut:
Masjid Al Falah Sragen: Inspirasi Masjid di Indonesia
Strategi Mengurus Masjid dengan Profesional
“Kesempatan ini sangat langka. Kapan lagi kita bisa belajar langsung dari tokoh nasional yang terbukti sukses mengelola masjid percontohan di Indonesia?” ujar Mat Afriandi penuh semangat.
Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui tautan resmi berikut:
Formulir Pendaftaran Pelatihan Manajemen Masjid
Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi panitia di nomor berikut:
Idrus Hakimi, S.Sos.I (Sekretaris Panitia) — 0813 6752 7227
“Semoga dari pelatihan ini lahir para pengurus masjid yang cerdas, amanah, dan berwawasan luas, sehingga masjid benar-benar menjadi mercusuar peradaban umat,” tutup Mat Afriandi.
Reporter: Tim SinyalGoNews