Padang, Sinyalgonews.com,--Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo memutasi 1.255 personel perwira tinggi dan menengah. Dalam mutasi tersebut, terdapat 10 pejabat utama (PJU) Polda Sumbar yang dimutasi.
Mutasi Polri itu tertera dalam enam surat telegram (ST) Kapolri tertanggal 12 Maret 2025, yang tandatangani Irwasum Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo.
Berdasarkan ST/490/III/KEP./2025, Irwasda Polda Sumbar akan dijabat Kombes Guritno Wibowo. Guritno menggantikan Kombes Prabowo Santoso yang diangkat jadi Irwasda Riau.
Karo SDM Polda Sumbar bakal diduduki Kombes Riyadi Nugroho, yang saat sebelumnya menjabat Karo SDM Polda Aceh. Riyadi menggantikan Kombes Achmad Muctarom yang dimutasi ke SSDM Polri.
Karorena Polda Sumbar juga berganti. Kombes Deni Yuhasdi akan menggantikan Kombes Nugrah Trihadi yang dimutasi dalam rangka Lemhannas 2025.
Selain itu, Kapolri menunjuk Kombes Andry Kurniawan menjadi Dirreskrimsus Polda Sumbar. Andy yang sebelumnya menjabat Dirreskrimum Polda Sumbar menggantikan Kombes Alfian Nurnas.
Posisi Andry di Dirreskrimum Polda Sumbar akan digantikan Kombes Teddy Fanani yang sebelumnya menjabat Kepala SPN Polda Banten.
Dirlantas Polda Sumbar akan dijabat AKBP Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, yang sebelumnya menjabat Wakapolresta Serang. Reza menggantikan Kombes Dwi Nur Setiawan yang diangkat sebagai Waketbidminwa STIK Lemdiklat Polri. Penggantinya,
Berikut daftar 10 PJU Polda Sumbar yang baru, berdasarkan surat telegram Kapolri tertanggal 12 Maret 2025:
Irwasda Polda Sumbar Kombes Pol Guritno Wibowo
Karo SDM Polda Sumbar Kombes Pol Riyadi Nugroho
Karorena Polda Sumbar Kombes Pol Deni Yuhasdi
Dirreskrimsus Polda Sumbar Kombes Pol Andry Kurniawan menjadi
Dirreskrimum Polda Sumbar Kombes Pol Teddy Fanani
Dirlantas Polda Sumbar AKBP Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq
Dirpolairud Polda Sumbar Kombes Pol Masdianto
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya
Kabidkeu Polda Sumbar Kombes Pol Endang Rukandi
Kabidkum Polda Sumbar Kombes Pol Yudi Rumantoro
Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan mutasi merupakan bagian dari strategi Polri dalam memperkuat organisasi. Selain itu juga meningkatkan efektivitas kinerja di berbagai lini.
“Rotasi dan mutasi wajar dalam dinamika Polri. Pergantian ini untuk penyegaran dan juga bagian dari pembinaan karir untuk meningkatkan profesionalisme anggota,” ujarnya .