PEKANBARU, Sinyalgonews.com,–Musyawarah Besar (MUBES) Forum Dinamika Sumatra Barat (FDSB) yang akan digelar di Padang pada 12 September 2026 diusung sebagai “Alek Urang Awak”. Gelaran ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan kolaborasi perantau dan kampuang, meneladani jejak GEBU Minang yang dirintis Azwar Anas hampir lima dekade lalu.
Pernyataan itu disampaikan tokoh perantau Minang di Pekanbaru, Riau, Indra Kusuma secara tertulis kepada awak media, Rabu (17/6/2026).
“Azwar Anas adalah putra terbaik Minang di masanya. Beliau pernah menjabat Gubernur Sumatra Barat 1977-1987 dan menggagas GEBU Minang. Kontribusi GEBU Minang sangat nyata: pemberdayaan ekonomi, pelestarian budaya, penguatan UMKM, dan penjagaan kelestarian lingkungan hidup,” ujar Indra Kusuma.
Mengutip pepatah Minang “Baguru kapado nan cadiak, mancontoh kapado nan sudah”, Indra menyebut MUBES FDSB 2026 adalah waktu yang tepat untuk meneladani semangat kolektif tersebut.
MUBES FDSB 2026: Ruang Mufakat 4 Pilar Pembangunan
Indra berharap MUBES FDSB melahirkan solusi mufakat untuk 4 poin strategis:
1. Pertumbuhan Ekonomi: Menguatkan ekosistem UMKM Minang, hilirisasi produk lokal, dan peran perantau dalam investasi pulang kampuang.
2. Pendidikan: Meningkatkan kualitas SDM Minang agar berdaya saing global tanpa meninggalkan jati diri.
3. Sosial Budaya: Merawat dan memodernisasi falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” agar relevan di era digital.
4. Lingkungan Hidup: Menjaga kelestarian alam Minangkabau sebagai warisan untuk anak cucu.
“Budaya Minang menjunjung tinggi falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Pesan nenek moyang kita, ‘Duduak surang ba sampik-sampik, duduak rami ba lapang-lapang. Bulek aia dek pambuluh, bulek kato dek mufakat’. Semoga MUBES ini melahirkan keputusan yang bulat untuk kemajuan kampuang halaman,” tambah Indra.
Indra juga mengapresiasi peran Nof Hendra sebagai aktivis lingkungan, pegiat media sosial, serta pendiri beragam komunitas sosial, seni budaya, dan olahraga. Nof Hendra aktif menulis dan menjadi narasumber di berbagai media massa online pada isu strategis seperti maritim, lingkungan, ekonomi, politik, demokrasi, hukum & HAM, pendidikan, kesehatan, pariwisata, hingga kerukunan antar umat beragama dalam bingkai NKRI.
“Beliau aktif menggerakkan masyarakat Minang di mana pun berada, baik di ranah maupun di rantau, untuk peduli kampuang. Saya mengajak sanak saudara dan kawan-kawan semuanya untuk mendukung dan mendoakan kelancaran serta kesuksesan penyelenggaraan MUBES FDSB 2026,” ujar Indra.
Sebagai bukti komitmen awal, Indra bersama perantau Minang di Pekanbaru dan Jakarta siap mendukung gerakan Donasi Rp5.000 untuk menyukseskan MUBES FDSB 2026. “Mohon informasikan nomor rekening bank atas nama panitia MUBES FDSB 2026,” tegasnya.
Secara terpisah, Pendiri Utama Forum Dinamika Sumatera Barat (FDSB), Forum Dinamika Riau (FDR), dan Forum Dinamika Indonesia (FDI), Nof Hendra, mengapresiasi dukungan Indra Kusuma dan seluruh perantau yang peduli.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Indra dan semua pihak. Kami mengharapkan dukungan dan doa dari seluruh lapisan masyarakat, para perantau, dan insan pers, agar MUBES FDSB 2026 sukses dan melahirkan program nyata untuk Sumatra Barat,” ujar Nof Hendra.
Mengenai nomor rekening bank atas nama panitia MUBES FDSB 2026, Nof Hendra menyampaikan akan diumumkan secara resmi di media massa online setelah panitia pelaksana terbentuk pada Juli 2026. “Insyaa Allah akan kami sampaikan secepatnya secara transparan,” pungkasnya