PADANG, Sinyalgonews.com,--Blue Ocean Minang Run (BOM RUN) 2026 kembali hadir dengan skala yang lebih besar. Event lari yang diprakarsai Pengurus Besar IKASMANTRI ini dijadwalkan berlangsung pada 9 Agustus 2026, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang.
Memasuki penyelenggaraan edisi kedua, BOM RUN menargetkan 6.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang ini mengusung konsep sport tourism yang memadukan olahraga, pariwisata, budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Mengangkat tema “Run The Coast, Feel The Culture”, para peserta akan menikmati pengalaman berlari menyusuri pesisir Pantai Padang, melintasi kawasan bersejarah, serta merasakan kekayaan budaya dan kuliner khas Minangkabau.
BOM RUN lahir dari semangat kolaborasi para alumni IKASMANTRI untuk menghadirkan sebuah event olahraga yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi media promosi wisata dan penggerak ekonomi daerah. Sejak pra-event pertama pada 2024 yang diikuti lebih dari 1.500 peserta, BOM RUN terus menunjukkan perkembangan.
Pada penyelenggaraan 2025, jumlah peserta meningkat menjadi lebih dari 2.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia.
Keberhasilan tersebut memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian lokal, sekaligus memperkuat posisi Kota Padang sebagai salah satu destinasi sport tourism di Sumatera Barat.
Pada tahun ini, panitia menghadirkan delapan kategori lomba yang dapat diikuti seluruh kalangan, yakni 2K Kids, 1K Lansia Single, 1K Lansia Double, 5K Enjoy Pelajar, 5K Enjoy Umum, 10K Eksotis, 21K Umum, dan 21K Master.
Selain kompetisi lari, BOM RUN 2026 juga dirancang sebagai festival olahraga yang melibatkan komunitas, pelaku UMKM, promosi destinasi wisata, serta berbagai kegiatan pendukung yang diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi seluruh peserta.
Ketua Harian IKASMANTRI Yulviandi Adek (Angkatan 1993) mengatakan antusiasme masyarakat terhadap BOM RUN 2026 terus meningkat. Hingga Jumat, 26 Juni 2026, jumlah tiket yang telah terjual mencapai sekitar 2.500 peserta, atau lebih dari 40 persen dari target 6.000 pelari.
“Alhamdulillah, hingga hari ini tiket yang sudah terjual mencapai sekitar 2.500. Ini menjadi modal awal yang sangat baik untuk mencapai target 6.000 pelari pada BOM RUN 2026,” ujarnya.
Yulviandi optimistis target tersebut dapat dicapai dengan dukungan keluarga besar IKASMANTRI. Menurutnya, organisasi alumni memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan event sport tourism terbesar di Kota Padang tersebut.
“Sukses pencapaian target BOM RUN 2026 sebanyak 6.000 pelari bisa terbantu dari dalam Rumah Gadang IKASMANTRI. Saat ini IKASMANTRI memiliki 46 angkatan dengan rata-rata sekitar 300 alumni di setiap angkatan. Artinya, ada sekitar 13.800 alumni yang menjadi kekuatan besar bagi kesuksesan kegiatan ini,” katanya.
Ia pun mengajak sedikitnya 3.000 alumni untuk membeli tiket seharga Rp250 ribu sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan BOM RUN 2026.
“Kalau 3.000 alumni saja bersedia menyisihkan uang sakunya sebesar Rp250 ribu untuk membeli tiket, maka target 6.000 pelari akan sangat mudah tercapai.”Selain itu, Yulviandi juga menawarkan konsep sponsorship antarsesama alumni.
“Alternatif lainnya, satu alumni bisa menjadi sponsor dengan membelikan tiket untuk 10 orang teman atau sahabatnya. Dengan pola seperti itu, cukup sekitar 300 alumni saja yang bergerak, maka target peserta juga bisa terpenuhi.”
Panitia, lanjutnya, masih membuka kesempatan bagi masyarakat maupun alumni untuk mendaftar. Bahkan tersedia penawaran khusus berupa promo beli 10 tiket gratis 1 tiket bagi pembelian secara kolektif.
“Kami masih memiliki waktu. Bagi alumni maupun masyarakat yang ingin membeli tiket dalam jumlah tertentu dapat langsung menghubungi panitia untuk mendapatkan harga khusus beserta bonus beli 10 gratis 1.”
Ia berharap BOM RUN 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi keluarga besar IKASMANTRI sekaligus membangun kebanggaan terhadap almamater dan Kota Padang.
“Semoga BOM RUN 2026 menjadi ajang berkumpulnya seluruh alumni IKASMANTRI untuk bersama-sama membanggakan sekolah kita dan membanggakan Kota Padang melalui sebuah event olahraga berskala nasional,” tutupnya.
Sementara itu, anggota panitia Dian Irawati (Angkatan 1999) mengajak para alumni IKASMANTRI memanfaatkan peluang ekonomi yang hadir melalui penyelenggaraan BOM RUN 2026. Menurutnya, ribuan peserta yang datang ke Kota Padang akan membutuhkan berbagai layanan penunjang, mulai dari penginapan hingga transportasi.
“Uda dan Uni yang memiliki usaha hotel maupun homestay, silakan kirimkan profil usahanya kepada panitia. Nantinya akan kami teruskan kepada para peserta yang membutuhkan penginapan selama mengikuti BOM RUN 2026,” ujar Dian.
Ia juga membuka kesempatan bagi alumni yang memiliki usaha rental kendaraan maupun yang ingin menyewakan kendaraan pribadinya selama kegiatan berlangsung.
“Begitu juga bagi alumni yang memiliki usaha rental mobil maupun rental motor, atau yang berminat menyewakan kendaraan pribadinya selama pelaksanaan BOM RUN 2026, kami persilakan mendaftarkan diri kepada panitia. Informasi tersebut akan kami tawarkan kepada para peserta yang membutuhkan sarana transportasi selama berada di Kota Padang.”
Dian berharap penyelenggaraan BOM RUN 2026 tidak hanya sukses dari sisi pelaksanaan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi para alumni dan masyarakat Kota Padang.
“Kami ingin BOM RUN menjadi milik bersama. Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi alumni, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat serta membuka peluang usaha bagi keluarga besar IKASMANTRI dan warga Kota Padang,” tutupnya.