Padang, Sinyalginews.com,--Luar biasa. Hanya itu kata yang pantas diberikan kepada Aura Quanaisha, Siswi SMAN 1 Padang yang menjadi wakil Indonesia satu-satunya pada ajang Miss Teen of the Universe 2025 di Jaipur, India,
Seperti diketahui, prestasi membanggakan kembali diraih Indonesia di ajang internasional. Aura Quanaisha, atau yang akrab disapa Quan, berhasil meraih gelar Miss Teen of the Universe 2025 pada malam final yang berlangsung di Jaipur, India, Sabtu (11/10).
Siswi SMAN 1 berbakat yang sebelumnya dinobatkan sebagai Miss Teenager Indonesia 2024 dan juga Brand Ambassador 88 Acne Cream by Meccaya ini sukses mengungguli finalis dari Kolombia, India, Belanda, dan Kamerun di babak grand final.
Selain menyabet mahkota utama, Quan juga memborong tiga penghargaan spesial, yaitu Best Evening Gown, Best National Costume, dan Most Photogenic.
Kompetisi Miss Teen of the Universe 2025 diikuti oleh kontestan berbakat dari berbagai negara. Selama 10 hari masa karantina, sejak 2 Oktober 2025, para peserta menjalani serangkaian kegiatan di New Delhi, Agra, dan Jaipur, termasuk kegiatan sosial, sesi wawancara, dan penilaian bakat.
Kepala SMAN 1 Padang Syamsul Bahri mengaku bangga dengan prestasi yang diraih anak didiknya tersebut. “Bangga dan terharu, itu yang saya rasakan saat mengetahui anak didik saya di nobatkan sebagai Miss Teen of the Universe 2025 di Jaipur, India” ujar Buya biasa Syamsul Bahri di sapa, di ruang kerjanya Kamis (16/10/2025)
Menurut Buya, Quanaisha mempunyai potensi besar dalam dirinya. Ia memiliki kepribadian yang kuat, kedisiplinan tinggi, dan kemampuan komunikasi yang luar biasa. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras, dedikasi, dan doa seluruh masyarakat Indonesia, khususnya keluarga besar SMAN 1 Padang.
Kemenangan ini menambah deretan prestasi SMAN 1Padang. Hal sekaligus membuktikan bahwa siswi SMAN 1 Padang, mampu bersaing ditingkat lokal, nasional bahkan internasional. “Dengan semangat dan pencapaiannya, Aura Quanaisha diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi remaja Indonesia untuk berani bermimpi, percaya diri, dan berprestasi di tingkat dunia” akhir Buya.
(Marlim)