SIJUNJUNG, Sinyalgonews.com,--Sabtu , sekira pukul 11.00 WIB bertempat di Jorong Koto Ranah, Nagari Silongo, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung berlangsung kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Kecamatan Lubuk Tarok.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan jagung yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Hadir dalam kegiatan tersebut:
a. Camat Lubuk Tarok Verigif Alnef, S.STP., M.Si
b. Kapolsek Lubuk Tarok AKP Weli Wahyudi, S.H., M.H beserta anggota
c. Koordinator BPP Kecamatan Lubuk Tarok Jasril, S.ST beserta penyuluh pertanian lapangan
d. KJF Dinas Pertanian Kab. Sijunjung Penyuluh Wilayah Kerja BPP Kecamatan Lubuk Tarok Silvia, S.Pt
e. Wali Nagari se-Kecamatan Lubuk Tarok
f. Ketua BPN Nagari Silongo Dardis
g. Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Nagari Silongo
h. Staf dan perangkat Wali Nagari serta Kepala Jorong Nagari Silongo
i. Pemilik lahan ketahanan pangan Rasien
j. Masyarakat dan petani Jorong Koto Ranah, Nagari Silongo
Rangkaian kegiatan diawali dengan kata sambutan dari Wali Nagari Silongo Eswedi, Camat Lubuk Tarok Verigif Alnef, Koordinator BPP Kecamatan Lubuk Tarok Jasril, dan Kapolsek Lubuk Tarok AKP Weli Wahyudi.
Puncak acara adalah panen raya jagung serentak di lahan milik Rasien seluas lebih kurang 0,5 Ha yang menggunakan bibit Pioner 89. Usai panen, seluruh peserta mengikuti siaran langsung melalui Live Youtube Streaming kegiatan panen raya nasional di Dusun Bribin, Desa Tuwiri Wetan, Kec. Merakurak, Kab. Tuban, Prov. Jawa Timur yang dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Secara terpisah, Pendiri Utama Forum Dinamika Sumatera Barat (FDSB), Nof Hendra mengapresiasi pelaksanaan panen raya jagung serentak Kuartal II tahun 2026 di Kecamatan Lubuk Tarok.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan.
“Kegiatan panen raya ini sangat berarti. Diharapkan dapat menggugah dan menginspirasi petani lainnya di Sumatera Barat untuk lebih bersemangat bertani dan meningkatkan produktivitas lahan,” ujar Nof Hendra.
Sebagai penutup, Nof Hendra mengajak seluruh unsur masyarakat, tokoh perantau, insan pers, TNI-POLRI, dan pemerintah untuk bersama-sama mendukung dan mendoakan kelancaran Musyawarah Besar yang akan digelar di Kota Padang pada Sabtu, 12 September 2026.
“Mari kita buktikan bahwa urang awak kompak, baik di ranah Minang maupun di rantau. FDSB bukan sekadar omon-omon. FDSB berdiri sebagai bentuk aksi nyata kepedulian kita bersama demi mewujudkan Sumbar yang lebih baik, maju, bermartabat, dan bermanfaat untuk semua lapisan masyarakat,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.