• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Banten > *BUAT APA UANG PULUHAN TRILIUN DIPAMERKAN, KLO ANAK KE SEKOLAH HARUS BERTARUH NYAWA*
BantenDaerahInfrastrukturNews

*BUAT APA UANG PULUHAN TRILIUN DIPAMERKAN, KLO ANAK KE SEKOLAH HARUS BERTARUH NYAWA*

editor
Last updated: 26/05/2026 06:30
editor
141 Views
Share
3 Min Read
SHARE

 

Editor: TEUKU HUSAINI 

Sukabumi, Sinyalgonews.com,–Di negeri yang katanya kaya sumber daya alam, ironi masih menjadi tontonan sehari-hari. Di satu sisi, pejabat berlomba memamerkan angka anggaran puluhan hingga ratusan triliun rupiah. Di sisi lain, anak-anak bangsa masih harus mempertaruhkan nyawa demi mengenyam pendidikan.

Pemandangan memilukan itu terus berulang dari tahun ke tahun. Anak-anak sekolah meniti jembatan rusak, bergelantungan di kabel baja, berjalan di atas papan lapuk, bahkan menuruni sungai demi sampai ke sekolah. Semua dilakukan demi masa depan yang lebih baik.

Di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, para siswa terpaksa melewati jembatan gantung yang miring drastis setelah salah satu fondasinya runtuh akibat longsor. Kondisi jembatan yang nyaris putus itu tetap dipakai karena menjadi satu-satunya akses utama menuju sekolah.

Di Aceh Tengah anak-anak bahkan harus meniti kerangka besi jembatan gantung yang sudah hancur diterjang banjir. Setiap langkah menjadi pertaruhan antara hidup dan maut. Namun mereka tetap berjalan, karena pendidikan adalah harapan terakhir keluarga mereka.

Di Pandeglang, Banten, siswa sekolah dasar harus menggunakan tangga bambu untuk melewati puing-puing jembatan ambruk. Sementara di Sikka, Nusa Tenggara Timur, anak-anak kecil menyeberangi jembatan rapuh yang papan-papannya sudah hilang satu per satu.

Pertanyaannya sederhana: ke mana sebenarnya arah pembangunan negeri ini?

Rakyat setiap hari mendengar pidato tentang kemajuan, investasi, pertumbuhan ekonomi, dan proyek bernilai fantastis. Namun kenyataan di pelosok masih memperlihatkan wajah Indonesia yang tertinggal. Infrastruktur dasar seperti jembatan aman dan jalan layak masih menjadi barang mewah bagi sebagian rakyat kecil.

Yang lebih menyakitkan, penderitaan itu sering baru diperhatikan setelah viral di media sosial. Setelah video anak sekolah menangis atau meniti jembatan rusak tersebar luas, barulah pejabat turun melihat lokasi.

Pendidikan seharusnya menjadi jalan keluar dari kemiskinan, bukan justru menjadi perjalanan penuh ancaman maut. Tidak seharusnya anak-anak kecil memulai hari dengan rasa takut hanya untuk sampai ke ruang kelas.

Bangsa ini tidak kekurangan uang. Yang sering kurang adalah keberpihakan dan rasa malu melihat rakyat kecil terus menderita. Ketika anggaran triliunan diumumkan dengan bangga, rakyat tentu berhak bertanya: mengapa masih ada anak-anak yang harus bertaruh nyawa demi sekolah?

Karena sejatinya, ukuran keberhasilan negara bukan hanya gedung megah atau angka besar di atas kertas. Tetapi apakah setiap anak Indonesia bisa pergi ke sekolah dengan aman, tanpa takut pulang tinggal nama.

You Might Also Like

Cegah Aksi Premanisme, dan Gangguan Kamtibmas, Personel Sat Samapta Polres Sawahlunto Gencarkan Patroli Malam di Hari Libur
Rasulullah ﷺ Bersabda : “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”(HR. Muslim) .
Gugur Saat Menjalankan Tugas, Bripka Cecep diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta
Divisi Humas Polri Goes To Campus Universitas Pancasila: Mahasiswa Sasaran Empuk Bandar Narkoba
Deklarasi Pemilu Damai 2024 Oleh Cipayung Plus Cilacap dan BEM Sekabupaten Cilacap
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article *PENGUKUHAN DPD GEBU MINANG JAWA BARAT 2026-2031 SIAP DIGELAR, USUNG SINERGI EKONOMI DAN BUDAYA*
Next Article Anggaran Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatera Rp100,1 Triliun, Pemprov Sumbar Sambut Positif
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

“Kapolres Kampar Besuk Personel Zainal Arifin Yang Dirawat Di Icu RSUD Bangkinang
News Polri
11/07/2026
Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
News Polri
10/07/2026
Polda Sumbar Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Batubara PLTU Ombilin Sawahlunto 
News Polri
10/07/2026
Silaturahmi dengan Warga Ranah Salido, Darman Lubis Paparkan Visi Membangun Nagari yang Maju
News
10/07/2026

You Might also Like

News

Angkatan 86 SMAN 1 Bukittinggi Pulang Basamo, Mahyeldi Berharap Pertemuan Alumni Ikut Hasilkan Ide Inovatif untuk Sumbar

13/09/2024
412 Views

Ada Nasi, Kak?” Jeritan Warga Aceh Tamiang Tiga Minggu Pasca Banjir

19/12/2025
225 Views

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto Pimpin Apel Siaga: Polri Solid Bantu Korban Banjir & Longsor, ‘Polri Presisi’ di Hati Masyarakat!”

16/12/2025
202 Views
NewsDaerah

Dianggap Kurang Layak, ABM Minta Dirut PLN (Persero) Ganti Pimpinan PT. PLN Batam

17/07/2024
381 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?