Sawahlunto, Sinyalgonews.com,–Penjaga gawang muda asal Kota Sawahlunto, Muhammad Zain Arsenio, mencuri perhatian pada ajang Festival Sepak Bola Usia Dini (Grassroot) Piala Presiden 2026 Zona Sumatera Barat. Tampil bersama Kinantan FC U-10 Kota Padang, Zain sukses mengantarkan timnya meraih posisi runner-up usai kalah 1-3 dari Wira Dirga FA pada partai final yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Barat, Minggu (28/6/2026).
Meski gagal membawa Kinantan FC melaju ke putaran nasional, penampilan Muhammad Zain Arsenio sepanjang turnamen mendapat apresiasi. Kiper kelahiran Sawahlunto, 2 Januari 2016, itu beberapa kali melakukan penyelamatan penting yang menjaga peluang timnya hingga menembus partai puncak.
Zain merupakan pemain binaan Sekolah Sepak Bola (SSB) PSKS Sawahlunto yang dipercaya memperkuat Kinantan FC U-10 sebagai pemain pinjaman. Kepercayaan tersebut dijawab dengan performa konsisten di bawah mistar gawang selama kompetisi berlangsung.
Prestasi ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi Kota Sawahlunto. Penampilan Zain menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kota Arang terus berkembang dan mampu melahirkan pemain yang mampu bersaing di level provinsi.
Pelatih SSB PSKS Sawahlunto, Meko Suhendro, mengaku bangga atas pencapaian anak didiknya. Menurutnya, kesempatan tampil di turnamen bergengsi seperti Piala Presiden menjadi pengalaman berharga untuk membentuk mental bertanding sekaligus meningkatkan kualitas permainan Zain.
“Alhamdulillah, Zain mampu menjawab kepercayaan yang diberikan kepadanya. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi Zain untuk terus berkembang, sekaligus memacu anak-anak Sawahlunto lainnya agar terus berlatih dan berprestasi di berbagai kompetisi,” ujar Meko.
Ia berharap pencapaian tersebut menjadi langkah awal bagi perjalanan karier sepak bola Muhammad Zain Arsenio. Pengalaman bertanding di level kompetitif diyakini akan menjadi bekal penting untuk mengembangkan kemampuan teknik, mental, dan karakter sebagai pesepak bola muda.
Prestasi yang diraih Zain juga menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang berkelanjutan, talenta-talenta muda dari daerah memiliki peluang yang sama untuk tampil dan berprestasi di panggung sepak bola yang lebih tinggi