Sijunjung, Sinyalgonews.com,--Penampilan luar biasa diperlihatkan SSB Persatuan Sepak Bola Kota Sawahlunto (PSKS) U-12 pada Turnamen TJA Cup 1 di Lapangan Taruna Karya, Tanjung Ampalu, Kabupaten Sijunjung. Tim muda Kota Arang sukses keluar sebagai juara setelah menorehkan catatan sempurna tanpa sekali pun kebobolan sepanjang turnamen.
Prestasi tersebut dipastikan setelah PSKS menaklukkan SSB POGS asal Lintau melalui drama adu penalti 2-0 pada laga final, Minggu (5/7/2026). Sebelumnya, kedua tim bermain imbang tanpa gol selama waktu normal.
Sejak babak penyisihan, PSKS tampil dominan. Mereka mengawali turnamen dengan mengalahkan SSB POGS 1-0, kemudian membungkam TJA Biru 3-0 dan Tugu Muda 4-0 untuk memastikan diri lolos sebagai juara grup.
Dominasi itu berlanjut di fase gugur. Idola City disingkirkan dengan skor 2-0 pada perempat final, disusul kemenangan meyakinkan 3-0 atas Porseto di semifinal. Catatan tersebut menjadikan PSKS melaju ke final dengan torehan 13 gol dan tanpa kebobolan.
Pada partai puncak, pertandingan berlangsung ketat. Kedua tim sama-sama disiplin menjaga lini pertahanan sehingga tidak ada gol tercipta hingga peluit akhir dibunyikan. Adu penalti pun menjadi penentu.
Mental bertanding para pemain PSKS terbukti lebih matang. Dua penendang berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna, sementara kiper Muhammad Reyza tampil sebagai pahlawan setelah menggagalkan tendangan lawan. PSKS pun memastikan diri menjadi juara Turnamen TJA Cup 1 dengan kemenangan adu penalti 2-0.
Atas penampilan gemilangnya sepanjang turnamen, Muhammad Reyza dinobatkan sebagai Kiper Terbaik.
Pelatih Kepala SSB PSKS, Coach Meko Suhendro, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian anak asuhnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang disiplin, kerja keras, serta kekompakan tim.
“Anak-anak menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Mereka mampu menjaga konsistensi sejak fase grup hingga final tanpa kebobolan. Ini menjadi bukti bahwa latihan dan disiplin yang selama ini dijalankan mulai membuahkan hasil. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan melahirkan pemain-pemain berkualitas dari Kota Sawahlunto,” ujarnya.
Ia menambahkan, turnamen usia dini seperti TJA Cup memiliki peran penting dalam membangun pengalaman bertanding sekaligus membentuk karakter para pemain muda.
Gelar juara TJA Cup 1 menjadi modal berharga bagi PSKS U-12 untuk menatap berbagai turnamen berikutnya. Lebih dari sekadar mengangkat trofi, keberhasilan ini memperlihatkan bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kota Sawahlunto terus berkembang dan mampu bersaing dengan sekolah sepak bola terbaik di Sumatera Barat.