• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Opini > “ABS-SBK JANGAN DIJADIKAN TOPENG, KEMBALIKAN KARAKTER ASLI MINANGKABAU*
Opini

“ABS-SBK JANGAN DIJADIKAN TOPENG, KEMBALIKAN KARAKTER ASLI MINANGKABAU*

editor
Last updated: 15/07/2026 19:41
editor
15 Views
Share
4 Min Read
SHARE

Oleh : TEUKU HUSAINI

PADANG, Sinyalgonews.com – Falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) merupakan fondasi utama kehidupan masyarakat Minangkabau yang telah diwariskan turun-temurun. Nilai luhur tersebut tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga menjadi pedoman moral dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan beragama. Namun di tengah derasnya arus globalisasi dan perubahan sosial, muncul keprihatinan bahwa falsafah tersebut semakin sering dijadikan slogan seremonial daripada diamalkan dalam kehidupan nyata.

ABS-SBK mengajarkan bahwa adat Minangkabau berlandaskan syariat Islam, sementara syariat bersumber kepada Al-Qur’an dan Sunnah. Dari falsafah inilah lahir masyarakat yang menjunjung tinggi kejujuran, amanah, rasa malu, tanggung jawab, serta keberanian menegakkan kebenaran. Nilai-nilai tersebut menjadi kekuatan utama yang membentuk karakter masyarakat Minangkabau sejak dahulu.

Namun kenyataan yang berkembang saat ini memperlihatkan gejala yang patut menjadi bahan renungan bersama. Di berbagai kesempatan, istilah ABS-SBK masih sering dikumandangkan dalam pidato, seminar, maupun acara adat. Akan tetapi, dalam praktik kehidupan sehari-hari masih ditemukan perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut, mulai dari ketidakjujuran, penyalahgunaan amanah, hingga sikap yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan masyarakat.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa ABS-SBK tidak boleh diposisikan sebagai simbol semata. Falsafah ini harus hadir dalam setiap keputusan, kebijakan, ucapan, maupun tindakan. Masyarakat akan lebih percaya kepada teladan nyata dibandingkan sekadar ungkapan yang indah.

Dalam tradisi Minangkabau, kehormatan seseorang tidak diukur dari jabatan atau gelar yang dimiliki, melainkan dari akhlak dan integritasnya. Orang yang jujur, amanah, serta konsisten memegang prinsip selalu memperoleh tempat terhormat di tengah masyarakat. Sebaliknya, penghormatan akan memudar apabila perilaku tidak sejalan dengan nilai adat dan agama.

Karena itu, seluruh unsur masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keberlangsungan falsafah ABS-SBK. Ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga generasi muda harus menjadi contoh dalam mengamalkan nilai-nilai tersebut. Keteladanan merupakan cara paling efektif untuk menjaga warisan budaya tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Kemajuan teknologi dan era digital tidak semestinya mengikis identitas Minangkabau. Justru perkembangan tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat pendidikan karakter, memperkenalkan nilai-nilai ABS-SBK kepada generasi muda, serta membangun kesadaran bahwa kemajuan tidak boleh mengorbankan jati diri.

Kritik terhadap berbagai penyimpangan yang terjadi juga perlu dipandang sebagai bentuk kepedulian, bukan permusuhan. Dalam budaya Minangkabau, menyampaikan kebenaran merupakan bagian dari tanggung jawab moral agar masyarakat tidak kehilangan arah dan tetap berpegang pada nilai-nilai yang diwariskan para leluhur.

Masyarakat Minangkabau diharapkan tidak hanya bangga mengucapkan falsafah ABS-SBK, tetapi juga mampu membuktikannya melalui perilaku sehari-hari. Kejujuran, amanah, rasa malu, keadilan, serta kepedulian sosial harus menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan masyarakat.

Apabila nilai-nilai ABS-SBK benar-benar dihidupkan kembali, Minangkabau akan tetap dikenal sebagai daerah yang bermartabat, berbudaya, religius, serta melahirkan generasi yang berintegritas. Sebaliknya, apabila falsafah tersebut hanya dijadikan hiasan pidato dan slogan semata, maka perlahan karakter asli Minangkabau akan memudar.

Sudah saatnya seluruh elemen masyarakat melakukan introspeksi dan menjadikan ABS-SBK sebagai pedoman hidup yang nyata, bukan sekadar simbol. Sebab, karakter Minangkabau tidak ditentukan oleh apa yang diucapkan, melainkan oleh apa yang diwujudkan dalam tindakan nyata setiap hari.

You Might Also Like

FDI Apresiasi Gebrakan Kajati Sumbar Dedie, Desak Tuntaskan Korupsi Besar dan Jaga Kepercayaan Publik
*GURU ADALAH PAHLAWAN PENCERDAS BANGSA, SUDAH SEPANTASNYA MENDAPAT KESEJAHTERAAN LAYAK*
*TEUKU HUSAINI, EDITOR SINYALNEWS YANG KONSISTEN MENGANGKAT SUARA RAKYAT*
Pentingnya Mengasah Kemampuan Menulis dan Presentasi Bagi Walinagari, Perangkat Nagari dan Masyarakat di Sumatera Barat
PERDA LGBT URGEN, DEMI MENJAGA MARWAH SUMBAR
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Bupati Batang Resmi Buka TMMD Sengkuyung Tahap III Desa Toso 
Next Article *TRASE TOL SICINCIN–BUKITTINGGI DIUBAH SETELAH PENOLAKAN WARGA NAGARI KUBANG PUTIH*
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

*TRASE TOL SICINCIN–BUKITTINGGI DIUBAH SETELAH PENOLAKAN WARGA NAGARI KUBANG PUTIH*
Infrastruktur News
15/07/2026
Bupati Batang Resmi Buka TMMD Sengkuyung Tahap III Desa Toso 
News
15/07/2026
PASTIKAN KEAMANAN DAN KETAHANAN PANGAN, KALAPAS BANGKINANG SAMBUT KUNJUNGAN PERDANA KAKANWIL DITJENPAS RIAU
News
15/07/2026
*POLSEK LUBUK DALAM DUKUNG KETAHANAN PANGAN, LAKUKAN PENANAMAN JAGUNG PIPIL DI DESA LUBUK DALAM*
News Polri
15/07/2026

You Might also Like

NewsNasionalOpini

*MBG DI ATAS TANGISAN GURU: MURID DAPAT GIZI, GURU MENANGGUNG BEBAN?*

19/06/2026
125 Views
NewsOpini

*HEBATNYA MINANG: RAHASIA FILSAFAT MINANGKABAU, GURU MINANG VS PLATO*

29/04/2026
113 Views
AgamaNewsOpini

BUYA DRS. H. GUSRIZAL GAZAHAR, M.AG SOSOK ULAMA YANG PEDULI TERHADAP SESAMA DAN SUARA KEUMATAN

12/05/2026
98 Views
DaerahNewsOpini

IR. SABRI KASIM DAN PERAN STRATEGIS MEMBANGUN INFRASTRUKTUR PESISIR KOTA PADANG

27/04/2026
158 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?