Kampar, Sinyalgonews com “Kampar-arena sabung ayam yang di gelar jalan bupati ujung kecamatan Tambang.telah lama berlangsung dan semakin ramai,tampak sekitar ratusan orang yang datang berbagai daerah,ada yang dari dumai, ada juga dari kerinci untuk ikut.semakin ramainya terlihat ratusan kendaraan yang parkir, beberapa jenis kendaraan tersebut yakni, mobil fortuner, pajero, avanza, dan beberapa kendaraan sepeda motor.
Di samping itu di duga adanya, mata uang rupiah yang berikan kepada panitia untuk sebagai taruhannya.dan di duga juga ada bisikkan bahasa istilah main samping Dua ribu rupiah,sampai sepuluh ribu rupiah. kegiatan ini di lakukan setiap minggu nya, dan puncak sekali sebulan.kegiatan ini di lakukan dari jam 10.•00 pagi sampai jam 03•00wib.ujar dari narasumber yang tidak ingin di sebutkan namanya.
“sabung ayam ini sudah lama pak, tidak ada yang berani melaporkan pak, karena percuma saja bapak laporkan ke APH, ujung-ujungnya laporan di tolak pak.sebetulnya pak kami juga sudah merasa terganggu pak dengan aktifnya mereka.
Oh ya pak asal bapak tau ya, gelanggang ini sering di sebut oleh pemain di sana yang mengolah nya bernam E…L, dan E…L juga pernah menggaku ke pada masyarakat ini resmi, bukan ilegal,tapi kami sebagai masyarakat kan tidak bodoh ya pak,kalau resmi kok beliau tidak berani melihat surat resminya kepada kami.ujar dari nara sumber yang tidak ingin di sebutkan namanya
Apakah bapak kapolda
Riau, bapak Dr.Herry heryawan, S.I.K,M.H.,M. HUM., tidak mengetahui aktivitas tersebut?
Apakah APH kampar ikut dengan adanya kegitan tersebut?