PADANG, Sinyalgonews.com– Semangat berdakwah sekaligus membangun kemandirian ekonomi kembali ditunjukkan oleh Ustadz Jhoni Al Annas (Uja). Setelah sukses mengembangkan Hafis Distro, dai muda asal Kota Padang itu kini resmi membuka usaha barunya, Zifa Store, toko pakaian pria yang mengusung slogan khas Minangkabau “Sanang Mamakai, Manang Mambali.”

Grand opening Zifa Store berlangsung meriah pada Sabtu (4/7/2026) di kawasan Pasar Baru, depan Koramil Pauh, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Buya H. Maigus Nasir, M.Pd, disaksikan ratusan tamu undangan dari berbagai kalangan.

Turut hadir Ketua Forum Mubaligh Muhammadiyah Kecamatan Nanggalo Drs. Mulyadi, Ketua DMI Kecamatan Nanggalo Agusriadi Khatib Batuah, S.Ag, Camat Pauh Yandry, S.STP., M.PA, Wakil Rektor I Universitas Islam Sumatera Barat (UISB) Prof. Dr. Sudarman, M.A., Anggota DPRD Kota Padang Faisal Nasir, para ustaz, alim ulama, tokoh masyarakat, serta 30 anak Panti Asuhan Putra Aisyiyah Nanggalo.
Acara dipandu oleh Ustadz Mat Afriandi Rajo Sati, S.Pd.I, Ketua I Yayasan Mubaligh Profesional (YMP) Sumatera Barat. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Darman, dilanjutkan doa yang dipimpin Ustadz Agusriadi Khatib Batuah, S.Ag.
Dalam sambutannya, Ustadz Jhoni Al Annas mengisahkan perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan sebelum akhirnya mampu membangun usaha yang berkembang pesat.
Ia mengaku pernah mengalami kegagalan saat merintis usaha di Jakarta, kemudian merantau ke Bengkulu, hingga akhirnya memutuskan kembali ke Kota Padang untuk memulai hidup dari nol.
Menurutnya, titik balik kehidupannya dimulai ketika aktif berdakwah sejak tahun 2017.
Melalui aktivitas ceramah di berbagai masjid dan majelis taklim, ditambah kesempatan mengajar di SMA Muhammadiyah berkat dukungan para sahabatnya, sedikit demi sedikit ia berhasil mengumpulkan modal usaha.
“Modal awal saya hanya sekitar Rp40 juta. Sebagian dari hasil berdakwah, sebagian lagi merupakan pinjaman dari Ustadz Agusriadi dan beberapa sahabat ustaz lainnya. Dengan modal itu, saya dan istri memberanikan diri menyewa sebuah toko kecil dan mendirikan Hafis Distro,” ungkapnya.
Usaha tersebut berkembang pesat.
Kini, Hafis Distro disebut telah memiliki omzet sekitar Rp1 miliar, sementara pembangunan Zifa Store menghabiskan investasi sekitar Rp500 juta.
“Semua ini tidak lepas dari doa orang tua, dukungan istri tercinta, keluarga, para sahabat, dan jamaah yang selalu memberikan kepercayaan kepada kami,” katanya.
Wakil Rektor I Universitas Islam Sumatera Barat (UISB), Prof. Dr. Sudarman, M.A., memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah yang dilakukan Ustadz Jhoni Al Annas.
Menurutnya, sejarah Islam menunjukkan bahwa banyak ulama besar membangun kemandirian ekonomi tanpa meninggalkan perjuangan dakwah.
“Saya melihat Uja meneladani jejak para ulama terdahulu. Mereka berdakwah sambil berdagang. Satu tangan memegang Al-Qur’an, tangan lainnya memegang barang dagangan. Dakwah dan ekonomi bukan untuk dipertentangkan, tetapi saling menguatkan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Buya H. Maigus Nasir, M.Pd mengaku bangga atas pencapaian keponakannya tersebut.
“Beliau ini masih keluarga kami. Sebagai keluarga besar tentu kami bersyukur dan bangga melihat perjuangannya. Mudah-mudahan tetap istiqamah dalam berdakwah dan istiqamah pula dalam membangun usaha,” kata Maigus.
Atas nama Pemerintah Kota Padang, Maigus menyampaikan apresiasi atas hadirnya Zifa Store yang dinilai turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, setiap usaha baru yang lahir akan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar prinsip kejujuran tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan bisnis.
“Utamakan kejujuran, disiplin bekerja, dan berikan pelayanan terbaik kepada setiap pelanggan. Rezeki yang berkah lahir dari usaha yang jujur,” pesannya.
Usai memberikan sambutan, Maigus Nasir secara resmi membuka operasional Zifa Store dengan melakukan pemotongan pita sebagai tanda dimulainya aktivitas usaha.
Grand opening Zifa Store tidak hanya menjadi momentum pembukaan usaha baru, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial.
Sebanyak 30 anak dari Panti Asuhan Putra Aisyiyah Nanggalo menerima santunan dan bantuan yang diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang didampingi Ustadz Jhoni Al Annas.
Suasana penuh kehangatan semakin terasa ketika seluruh tamu undangan menikmati makan siang bersama sebagai penutup rangkaian acara.
Pembukaan Zifa Store menjadi bukti bahwa semangat berdakwah dapat berjalan seiring dengan semangat membangun kemandirian ekonomi. Kisah perjuangan Ustadz Jhoni Al Annas menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah usaha tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang, kerja keras, keberanian mengambil risiko, serta dukungan keluarga dan lingkungan yang terus memberi semangat untuk bangkit.
( Mat )


