PADANG, Sinyalgonews.com,–Sesuai prediksi pelatih Pertina Padang Panjang, Syamsir Jamal, kepada wartawan. Dua atlit tinju terbaik kota Padang Panjang yang sebelumnya diketahui mengalami cidera pada babak penyisihan, akhirnya harus menelan pahit kekalahan di babak semi final Kejurda Pertina Cup Sumbar 2026, (3/5) di GOR H. Agus Salim kota Padang, Sumatera Barat.
Baru saja ronde pertama berjalan satu menit. Anata Alfarizi mengambil sikap mundur di tengah laga dan dianggap Technical Knockout (TKO)
Menurut Syamsir, keputusan mengambil langkah Technical Knockout yang dilakukan Ananta Alfarizi sebelum pertandingan berakhir dinilai cukup tepat. Karena sangat beresiko jika bersikeras melanjutkan pertandingan.
“Dalam dunia tinju, mengambil langkah TKO atas inisiatf sendiri atau keputusan wasit karena cedera, dianggap sebagai bentuk perlindungan untuk mencegah dampak yang lebih buruk. Selain itu, kejuaraan Daerah (Kejurda) Pertina Cup Sumbar 2026, sejatinya adalah ajang uji mental dan kesiapan atlit jelang pekan olah raga provinsi (praporvrop) Sumbar 2026 yang akan digelar bulan Oktober mendatang. Jika kita bersikeras di ajang ini, khawatir atlit tinju terbaik yang dipersiapkan untuk porvrop akan mengalami cidera permanen,” ungkap Syamsir.
Anata Alfarizi kalah TKO di kelas 60 kg Putra melawan M, Sidik petinju asal Sijunjung pada babak semi final. Di babak yang sama, M Fauzan kalah tipis melawan Rahmad (Padang)
Sedangkan Akey Zahra yang sebelumnya disebutkan mengalami cidera dislokasi sendi bahu kanan, akan berhadapan hari ini Senin (4/5) dengan Yuga Andika pada babak Final kelas 51 kg Putra yang akan dilangsungkan pukul 2 siang nanti.(Aak)