PADANG, Sinyalgonews.com,–Pendiri Utama Forum Dinamika Sumatera Barat, Nof Hendra mengecam keras aksi pengrusakan Kantor Persatuan Wartawan Indonesia PWI Solok Selatan yang terjadi Senin malam, 18 Mei 2026.
Nof Hendra menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap kebebasan pers dan upaya mengintimidasi kerja-kerja jurnalistik di daerah.
“Kantor PWI adalah rumah bagi insan pers yang bertugas menyampaikan informasi kepada publik. Merusak fasilitas tersebut sama saja dengan menyerang ruang demokrasi dan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar,” ujar Nof Hendra dalam keterangan tertulis di Padang, Rabu (20/5/2026)
Ia mendukung penuh pernyataan Pimpinan Redaksi Sinyalgoews.com, Marlim Rajo Bungsu, yang meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan mengungkap siapa dalang di balik peristiwa tersebut.
“Kami mendesak Polres Solok Selatan dan Polda Sumatera Barat untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan. Jangan biarkan pelaku merasa kebal hukum. Keamanan jurnalis dan institusi pers harus dijamin negara,” tegasnya.
Nof Hendra juga menyoroti dugaan keterlibatan sekelompok remaja pengguna narkoba di sekitar lokasi kejadian. Menurutnya, persoalan ini harus diselesaikan secara menyeluruh, mulai dari penegakan hukum hingga pembinaan sosial bagi generasi muda.
“FDSB siap mendukung upaya aparat dan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi pers dan masyarakat. Serangan terhadap pers adalah serangan terhadap publik,” pungkasnya.
Sebelumnya, kantor PWI Solok Selatan dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian kaca jendela dan beberapa fasilitas seperti kursi plastik. Kejadian serupa disebut pernah terjadi sebelumnya di lokasi yang sama.