• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Nasional > HARI SUSU NUSANTARA 2025: Kambing Perah, Peluang Emas Susu Lokal yang Terjangkau dan Menjanjikan Oleh: Ananda Belva Lailani
NasionalNewsPendidikan

HARI SUSU NUSANTARA 2025: Kambing Perah, Peluang Emas Susu Lokal yang Terjangkau dan Menjanjikan Oleh: Ananda Belva Lailani

editor
Last updated: 02/06/2025 21:36
editor
541 Views
Share
4 Min Read
SHARE

Padang, Sinyalgonews.com,--Hari Susu Nusantara (HSN) yang diperingati setiap 1 Juni mestinya tidak hanya menjadi ajakan untuk rutin minum susu, tetapi juga menjadi ruang refleksi: bagaimana agar Indonesia tak terus-menerus bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan susunya. Fakta hari ini, lebih dari 78 persen susu yang beredar di pasaran adalah produk impor, sementara konsumsi per kapita dalam negeri masih berada di angka yang rendah, sekitar 11 kilogram per tahun.

Di tengah tekanan ini, muncul pertanyaan penting: apakah sumber susu kita harus selalu datang dari sapi? Jawaban yang layak dipertimbangkan adalah kambing perah. Selama ini, kambing kerap diposisikan hanya sebagai peliharaan rakyat kecil, padahal jika dibina dengan baik, ia dapat menjadi pilar penting dalam penyediaan susu lokal. Salah satu jenis yang sudah lama dikembangkan di Indonesia adalah kambing Peranakan Etawah (PE). Tipe ini tidak hanya menghasilkan daging, tetapi juga susu dengan volume harian berkisar 1,5 hingga 3 liter per ekor.
Belakangan ini, masyarakat juga mulai melirik kambing Saanen—ras asal Swiss yang dikenal sebagai “sapi perah dalam wujud kambing”. Produksi susunya bisa mencapai 3 hingga 5 liter per hari, bahkan lebih pada kondisi lingkungan dan pakan yang optimal. Saanen menjadi primadona baru dalam peternakan rakyat karena sifatnya jinak, mudah dikontrol, dan dapat tumbuh baik di dataran tinggi Indonesia. Tak sedikit peternak pemula yang mulai berinvestasi pada jenis ini, khususnya di kawasan Agropolitan dan peternakan edukatif berbasis wisata.
Kambing perah memiliki keunggulan praktis yang sulit disaingi sapi. Ia dapat dipelihara dengan modal lebih kecil, lahan yang terbatas, serta mampu memanfaatkan hijauan lokal yang tidak selalu harus dibeli. Dari sisi pakan, hijauan seperti turi, kaliandra, dan rumput gajah cukup tersedia di sekitar pekarangan. Susu kambing pun dikenal lebih mudah dicerna, dan cocok bagi penderita intoleransi laktosa. Karena itulah, permintaan susu kambing terus tumbuh, terutama dari segmen keluarga muda dan pelaku usaha pangan sehat.
Namun, untuk mewujudkan potensi ini, masih ada pekerjaan rumah besar. Berdasarkan hasil kunjungan saya ke Peternakan Kambing Jujur di Korong Gadang, Kuranji, produksi susu masih berkisar 600 hingga 1.500 ml per hari—jauh di bawah kemampuan genetiknya. Salah satu sebabnya adalah manajemen pakan dan kebersihan kandang yang belum optimal. Peternak sering kali terlalu mengandalkan konsentrat dan lalai memberikan hijauan berkualitas. Padahal, hijauan adalah sumber utama asetat yang diperlukan dalam pembentukan lemak susu, salah satu penentu kualitas susu kambing.
Kebersihan kandang juga menjadi penentu penting mutu susu. Kambing yang dipelihara dalam kandang lembap dan kotor lebih rentan terkena mastitis dan menghasilkan susu yang mudah terkontaminasi mikroba. Di sinilah pentingnya penyuluhan dan pelatihan praktis—tidak hanya teori, tetapi panduan langsung tentang sanitasi, pemerahan higienis, dan penyusunan ransum seimbang. Kombinasi pakan yang ideal (60% hijauan dan 40% konsentrat), serta disesuaikan dengan fase fisiologis kambing, seperti bunting, menyusui, atau masa kering kandang, akan berpengaruh besar terhadap produktivitas.
Momentum Hari Susu Nusantara 2025 ini harus menjadi pintu masuk bagi transformasi paradigma. Bahwa susu lokal bukan hanya urusan sapi dan industri besar, tapi juga tentang kambing-kambing tangguh di kandang rakyat. Baik PE yang sudah mapan, maupun Saanen yang mulai digemari, keduanya menyimpan peluang besar untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis peternakan rakyat.
Sudah saatnya petani kecil dilibatkan lebih luas dalam gerakan susu nasional. Mereka tak hanya perlu diberi bantuan ternak, tapi juga akses pada ilmu praktis, pendampingan teknis, dan jalur pemasaran. Karena bisa jadi, masa depan susu Indonesia tidak berada di pabrik, tapi di kandang-kandang bersahaja yang dirawat dengan hati dan pengetahuan. Dan mungkin, segelas susu terbaik untuk generasi masa depan, sedang menunggu diperah dari seekor kambing di belakang rumah kita sendiri.

Penulis adalah Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang

(**)

You Might Also Like

*AKHIRNYA “PALU KEADILAN DIKETUK” : KOMISI INFORMASI SUMATERA BARAT “PERINTAHKAN” BANK NAGARI BUKA DATA SIAPA PENERIMA DANA CSR 2021-2024*
PROF. DR. FAUZI BAHAR, M.SI: PEMIMPIN LKAAM YANG PEDULI ADAT MINANGKABAU
Jadi Inspektur Upacara di SMAN 12 Padang Kadis Pendidikan Resmikan 5 Fasilitas Sekaligus
Pasca Pengambilan Sumpah di Pengadilan Tinggi Bali, Sahdan, S.H, M.H Segera Tangani Beberapa Kasus
Mat Afriandi Rajo Sati, S.Pd.I Sampaikan Khotbah Menyentuh Hati di Musholla Nurul Bilad Belimbing
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Imbas Penolakkan Pasien, Direktur dan Sejumlah Pejabat RSUD Rasidin Dinonaktifkan
Next Article Kebakaran Hebat di Nanggalo, Satu Rumah dan Dua Kamar Kontrakan Hangus Dilalap Api
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Utamakan Pelayanan, Klinik Lapas Bersama Ka.KPLP Tangani Pengunjung Yang Alami Gangguan Kesehatan
News
01/07/2026
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sumbar Tegaskan Sinergitas dan Pelayanan Berorientasi Masyarakat
Daerah News Peristiwa Polri Sumbar
01/07/2026
Gubernur Mahyeldi: Hari Bhayangkara Momentum Perkuat Sinergi Polri dan Pemda untuk Masyarakat
Polri Daerah News Peristiwa Sumbar
01/07/2026
Kisruh PPDB, Warga Benteng Kelurahan Cupak Tangah Kecamatan Pauh Gembok SDN 02
Daerah News Pendidikan Peristiwa Sumbar
01/07/2026

You Might also Like

News

Bendahara Pengprov Pertina Sumbar Jhoni Putra Sikumbang Jamu Pimpinan Sinyalnews.com Marlim

07/09/2024
310 Views
NewsHukum

Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Siak Amankan Satu Orang Pria Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

17/09/2024
284 Views
NewsDaerah

Pimpin Upacara HUT RI ke-79 Tingkat Provinsi, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Pentingnya Memperkokoh Persatuan dalam Menyongsong Indonesia Emas

17/08/2024
334 Views
AgamaNasionalNews

Kakankemenag Kota Padang Angkat Bicara Terkait Video Viral Kepala MAN 1 Padang

16/08/2025
937 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?