• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Nasional > Jacob Ereste : *Kebijakan Pemerintah Terhadap Pengecer Gas Elpiji Yang Tidak Bijak Membuat Rakyat Bertambah Susah*
NasionalNewsPolitik

Jacob Ereste : *Kebijakan Pemerintah Terhadap Pengecer Gas Elpiji Yang Tidak Bijak Membuat Rakyat Bertambah Susah*

editor
Last updated: 06/02/2025 21:38
editor
400 Views
Share
5 Min Read
SHARE

Sinyalgonews.com,— Gonjang-ganjing masalah elpiji 3 kilogram yang menjadi kebutuhan pokok warga masyarakat kecil, mulai dari kebutuhan rumah tangga pengusaha rumah makan, hingga pedagang makanan keliling yang menggunakan grobak sampai pedagang yang menggunakan kendaraan bermotor ikut terancam, panik dan kelimpungan untuk meneruskan usahanya sekedar untuk untuk bertahan hidup karena kondisi ekomomi di Indonesia masih parah, belum kunjung mampu untuk dipulihkan. Sementara faktor lain — nilai harga dolar ikut menekan — seperti harga bahan pangan lainnya, seperti telur yang membanjiri pasar, tapi harganya terus merayap naik seperti tak mampu dikendalikan.

Daya beli masyarakat yang lemah akibat berbagai usaha dan bidang pekerjaan yang terus dipacu seakan tetap berkisar di tempat, seperti tidak bergerak. Indikatornya pun ditunjukkan oleh sejumlah bentuk usaha yang berjalan di tempat, sejumlah gedung dan aset lainnya yang dijajakan seakan menghiba kepada pembeli yang sama-sama menggadapi kesulitan finansual. Ruang showrom kendaraan bermotor pun riuh menurunkan harga pada titik paling terendah, toh tidak pula banyak yang terjual. Penuhnya ruang showrom kendaraan bermotor di semua tempat bisa jadi bukan saja lantaran kredit macet, tapi juga dari mereka yang sudah sangat terdesak oleh kebutuhan yang tidak memiliki dana talangan di dompetnya.

Lalu gegap gempita kehebohan akibat kekangjaan gas elpiji tiga kilogram di pasar yang sulit didapat dari pengecer yang katanya hendak ditertibkan. Tapi justru yang terjadi adalah kepanikan serta kemarahan dari warga masyarakat yang sulit untuk membeli gas elpiji tiga kilogram yang menjadi kebutuhan mutlak bagi warga masyarakat banyak.

Sergahan Presiden Prabowo Subianto terhadap Menteri ESDM untuk segera mengaktifkan kembali pengecer gas elpiji tiga kilogram (Detik News, 4 Februari 2025) menunjukkan pilihan kebijakan yang salah dari Bahlil Lahadalia yang merusak jaringan distribusi gas elpiji yang sudah berjalan dengan baik. Sebab yang diperlukan adalah pengawasan dan pengendalian harga gas elpiji itu agar tidak masuk dalam jaringan sindikat tengkulak atau mavia yang hendak menguasai dan mengendalikan harga di pasar.

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto seperti yang disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufni Dasco Ahmad bahwa Menteri ESDM harus mengaktifkan kembali pengecer gas elpiji tiga kilogram itu disertai melakukan penertiban terhadap para pengecer jadi agen sub pangkalan secara parsial, ujarnya kepada wartawan, di komplek Senayan, Jakarta, Selasa 4 Februari 2025.

Yang keboh penting dari semua itu bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar Kementerian ESDM harus memastikan pengecer tidak menjual dengan harga yang lmahal kepada masyarakat.

Memang alasan dari pemerintah untuk memangkas penyaluran elpiji tiga kilogram tidak sampai pada tingkat pengecer. Rencana pemangkasan dari model distribusi inilah yang menjadi biang kerok langkanya elpiji tiga kilogram di pasar, sehingga rakyat kecil menjadi semakin susah bahkan menjadi korban, seperti meninggalnya seorang yang mengalami kekelahan akibat antre gas di Tangerang Selatan.

Sudah begitu pun Bahlil Lagadalia pun masih berkilah bahwa kondisi tersebut bukan akibat kelangkaan tabungan gas elpiji tiga kilogram, katanya. Sebab jumlah kebutuhan gas dari tahun 2024 ke tahun 2025 volumenya sama, kata Bahlil Lahadalia kepada media saat di kawasan Bogor, Jawa Barat, Minggu, 2 Februari 2025.

Lucunya lagi Mensesneg Prasetyo Hadi yang ikut nimbrung memberi komentar mengatakan penerintah ingin merapikan penerimaan subsidi elpiji tiga kilogram yang justru harganya semakin mahal.

Bahkan kebijakan untuk menghapus adanya pengecer elpiji tifa kilogram bukan untuk mempersulit masyarakat kilah Prasetyo Hadi saat di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu, 1 Februari 2025. Toh, semua kebijakan yang tidak bijak itu telah disergah Presiden Prabowo Subianto dengan memberikan instruksi yang benar bahwa Menteri ESDM harus mengantufkan kembali pihak pengecer elpiji tiga kilogram agar tidak menimbulkan kegaduhan serta kemarahan rakyat yang merasa dipersulit dan dirugikan oleh kebijakan Menteri ESDN yang tidak bijak tentang ketersediaan gas elpiji tiga kilogram di tempat biasanya penjual eceran.

 

Banten, 4 Februari 2025

You Might Also Like

Pohon Rambutan Tumbang Timpa Rumah Warga di Padang Selatan
Kejaksaan Tinggi Sumbar “Sedekah Mengajar” di SMKN 9 Padang
*AKHIRNYA “PALU KEADILAN DIKETUK” : KOMISI INFORMASI SUMATERA BARAT “PERINTAHKAN” BANK NAGARI BUKA DATA SIAPA PENERIMA DANA CSR 2021-2024*
Polda Jawa Barat Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi Internasional
Mahyeldi dan Kakak Kandung Presiden Prabowo Tanam Pohon Bersama di Unand
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Jacob Ereste : *Reshuffle Kabinet Merah Putih Untuk Membersihkan Hama dan Benalu Liar Yang Menjadi Beban Menuju Indonesia Emas 2045*
Next Article Jadikan Klinik Pratama Lapas Pekanbaru Faskes Tingkat Pertama, Lapas Pekanbaru terima Kunjungan Tim Survey BPJS dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
News Polri
10/07/2026
Polda Sumbar Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Batubara PLTU Ombilin Sawahlunto 
News Polri
10/07/2026
Silaturahmi dengan Warga Ranah Salido, Darman Lubis Paparkan Visi Membangun Nagari yang Maju
News
10/07/2026
*PADANG MENUJU PANGGUNG DUNIA, FADLY AMRAN BOYONG REKTOR SE-KOTA PADANG JAJAKI PROGRAM DUAL DEGREE DENGAN FOSHAN POLYTECHNIC CHINA*  
News
10/07/2026

You Might also Like

News

Kapolresta Cilacap Pimpin Upacara Pelantikan Kapolsek Cimanggu

15/07/2024
368 Views
PeristiwaNasionalNews

Gerak Cepat TNI AD Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

13/01/2024
314 Views
HukumNasionalNews

Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Mendampingi Lomba Mewarnai Serta Literasi Di Bulan Desember Di Rasa Sampang

17/12/2024
320 Views
NasionalNewsPolitik

Gubernur Mahyeldi Ajak Warga Sumbar Resapi Pesan Presiden untuk Bangun Daerah

15/08/2025
175 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?