Jakarta, Sinyalgonews.com,– Mahasiswa Merdeka BelajarKampus Merdeka (MKMB) Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) Institut Pertanian Bogor (IPB University) mengadakan kegiatan bersih sungai dan monitoring kualitas air di Sungai Ciliwung. Kegiatan ini dilakukan dari bulan Agustus hingga Oktober 2024 di beberapa titik aliran Sungai Ciliwung. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui dampak apa saja yang menjadi ancaman bagi Sungai Ciliwung, dan menggali potensi yang ada pada Sungai Ciliwung.
Sungai Ciliwung adalah salah satu sungai terpenting di Tatar Pasundan, Pulau Jawa, karena melalui wilayah ibu kota, DKI Jakarta, dan kerap menimbulkan masalah tahunan di wilayah hilirnya. Pada masanya Sungai Ciliwung terkenal dengan kemurnian dan keindahan airnya, tetapi kini Sungai Ciliwung menjadi salah satu sungai yang paling kotor di Indonesia akibat pencemarannya, serta sering menjadi penyebab banjir di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.
Kegiatan yang dilakukan oleh MBKM MSP IPB University melibatkan lebih dari 20 masyarakat dan juga stekholder di bantaran Sungai Ciliwung, termasuk ketua RT dan RW, kepala desa, petugas dinas lingkungan hidup, hingga komunitas peduli ciliwung. Proses ini dilakukan dengan cara pengambilan sampah secara observasi, pengecekan parameter fisika kimia air, menggali kelimpahan dan keanekaragaman jenis ikan, hingga menghitung indeks kesesuaian wisata dan daya dukung wisata yang ada di Sungai Ciliwung.
Mahasiswa MBKM MSP IPB University memberikan edukasi terkait pentingnya Sungai Ciliwung bagi biota air yang terdapat di dalamnya. “Sungai Ciliwung tidak kalah indah dan memiliki potensi wisata yang sangat tinggi dibidang pemanfaatan sumberdaya perikanan dan wisata jika dikelola dengan baik” ujar Ryan Valentino selaku ketua kelompok MBKM MSP Sungai Ciliwung menekankan agar masyarakat selalu peduli akan kelestarian Sungai Ciliwung baik dari segi kebersihan hingga kelestarian.
Ketua RT setempat, Bapak Ridwan, mengatakan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai sudah menjaga kebersihan sungai dan mengadakan kegiatan rutih bersih sungai setiap hari Jum’at, tetapi sampah yang ada di sungai selalu ada, sebab buangan dari hulu khususnya tempat wisata. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan Sungai Ciliwung baik dari segi air, wisata, hingga sektor perikanan”ujarnya.
Masyarakat merespon positif kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dapat terus diadakan untuk mendukung kelestarian Sungai Ciliwung. Bapak Agus warga tempatan memberikan tanggapan positif. “Kami melihat bahwa pedulinya anak muda terhadap kelestarian Sungai Ciliwung merupakan langkah awal bagi kami khususnya masyarakat bantaran sungai agar dapat melestarikan hingga membangun sungai ini lebih bermanfaat lagi”. (nan)14 /12/2024.