Editor: TEUKU HUSAINI
Padang, Sinyalgonews.com,–Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan, khususnya di kawasan pesisir. Salah satu langkah strategis yang kini tengah dipersiapkan adalah penganggaran pembangunan dan pengembangan sentra ikan di kawasan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperkuat rantai distribusi hasil laut, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Kawasan Pasia Nan Tigo selama ini dikenal sebagai salah satu sentra aktivitas nelayan dan pengolahan ikan terbesar di Kota Padang.
Wali Kota Padang saat melakukan peninjauan ke kawasan tersebut menegaskan bahwa keberadaan sentra ikan sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, sektor perikanan merupakan salah satu potensi unggulan yang harus dikelola secara maksimal agar mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan warga.
Pemko Padang menilai bahwa kawasan Pasia Nan Tigo memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat perdagangan hasil laut modern yang terintegrasi. Selain mendukung nelayan tradisional, keberadaan sentra ikan juga diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar, mulai dari pengolahan hasil tangkap, distribusi, hingga usaha kuliner berbasis hasil laut.
Selama ini, aktivitas pengolahan ikan di kawasan tersebut masih dilakukan secara sederhana dan tradisional. Karena itu, pemerintah ingin menghadirkan fasilitas yang lebih memadai agar kualitas hasil tangkapan nelayan dapat meningkat dan memiliki daya saing lebih tinggi di pasar.
Pembangunan sentra ikan nantinya direncanakan tidak hanya berfokus pada tempat penjualan ikan semata, tetapi juga mencakup fasilitas pendukung seperti area penyimpanan, sanitasi, pengolahan limbah, hingga sarana distribusi hasil laut. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan proses pemasaran ikan menjadi lebih higienis, tertata, dan efisien.
Selain itu, Pemko Padang juga ingin memastikan bahwa pengembangan kawasan pesisir berjalan selaras dengan program penataan lingkungan. Pemerintah sebelumnya telah melakukan berbagai upaya penataan kawasan Pasia Nan Tigo, termasuk pembangunan drainase, peningkatan sanitasi, hingga rehabilitasi kawasan permukiman warga.
Keberadaan Sentra Pengolahan Perikanan Pasia Nan Tigo (SP3N) sendiri selama ini telah menjadi pusat aktivitas pengolahan ikan, khususnya ikan teri kering. Sejumlah penelitian dan program pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi juga pernah dilakukan di kawasan tersebut untuk meningkatkan kualitas pengolahan hasil perikanan dan pengelolaan limbah.
Pemerintah berharap pengembangan sentra ikan nantinya mampu menjadi pusat ekonomi baru bagi masyarakat pesisir di Kota Padang. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, para nelayan diharapkan tidak lagi mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil tangkapan mereka.
Selain meningkatkan kesejahteraan nelayan, keberadaan sentra ikan modern juga diyakini dapat menarik minat investor dan pelaku usaha perikanan untuk mengembangkan usaha di daerah tersebut. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Di sisi lain, masyarakat Pasia Nan Tigo menyambut baik rencana pemerintah tersebut. Mereka berharap pembangunan sentra ikan benar-benar direalisasikan dan tidak berhenti sebatas wacana. Sebab, selama ini para nelayan masih membutuhkan fasilitas yang lebih representatif untuk mendukung aktivitas usaha mereka sehari-hari.
Kawasan Pasia Nan Tigo memang memiliki sejarah panjang sebagai daerah pesisir yang bergantung pada sektor perikanan. Sebagian besar masyarakat setempat menggantungkan hidup dari hasil laut, baik sebagai nelayan tangkap maupun pengolah ikan. Karena itu, perhatian pemerintah terhadap pembangunan sektor perikanan dinilai sangat penting untuk menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir.
Pemko Padang juga disebut akan melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar pengembangan kawasan sentra ikan dapat berjalan optimal. Dukungan lintas sektor dianggap penting agar pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Dengan adanya persiapan anggaran untuk pembangunan sentra ikan di Pasia Nan Tigo, masyarakat kini berharap kawasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat ekonomi perikanan unggulan di Sumatera Barat. Kehadiran sentra ikan yang modern dan tertata diyakini akan menjadi langkah besar dalam memperkuat sektor kelautan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan di Kota Padang.