Editor : TEUKU HUSAINI
PADANG, Sinyalgonews.com,–Pemerintah Kota Padang terus memperkuat wajah kawasan wisata Pantai Padang melalui pembangunan taman kota baru yang modern, estetik, dan ramah keluarga. Proyek yang akan dibangun di sekitar Masjid Al-Hakim itu diharapkan menjadi ikon baru ruang publik sekaligus menambah daya tarik destinasi wisata andalan Kota Padang.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan pembangunan taman tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke Kota Padang.
Menurutnya, taman kota itu tidak hanya menjadi tempat bersantai, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang rekreasi keluarga, lokasi berolahraga, dan area menikmati panorama Pantai Padang dengan lebih nyaman. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan mampu memperpanjang lama kunjungan wisatawan sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang, Malvi Hendri, menjelaskan proyek tersebut merupakan bagian dari kegiatan rehabilitasi taman dan pelataran parkir Pantai Padang.
Sejumlah fasilitas akan dibangun, antara lain penataan lanskap dan jalur pedestrian menggunakan paving block, pembangunan toilet modern di kawasan food court, penanaman pohon pelindung untuk menciptakan suasana yang lebih teduh, serta area bermain anak yang aman dan nyaman bagi keluarga.
Pemerintah Kota Padang menargetkan pembangunan berlangsung selama 120 hari kalender. Pekerjaan dijadwalkan dimulai pada akhir Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2026 sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat dan wisatawan.
Selain mempercantik kawasan Pantai Padang, keberadaan taman kota ini juga diharapkan menjadi ruang terbuka hijau yang mendukung kualitas lingkungan perkotaan. Kawasan yang lebih asri dan tertata diyakini akan meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat citra Pantai Padang sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.
Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung proses pembangunan serta menjaga fasilitas umum yang nantinya telah selesai dibangun. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar taman kota tersebut dapat terus terawat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Bagi pelaku usaha kecil, pedagang kuliner, hingga sektor jasa wisata di kawasan Pantai Padang, pembangunan taman kota ini diperkirakan akan membuka peluang ekonomi baru. Semakin meningkatnya jumlah pengunjung diharapkan berdampak langsung terhadap pertumbuhan usaha masyarakat sekitar.
Dengan pembangunan taman kota baru tersebut, Pemerintah Kota Padang menunjukkan keseriusannya dalam menata kawasan pesisir menjadi ruang publik yang indah, nyaman, aman, serta mampu menjadi kebanggaan masyarakat Kota Padang sekaligus destinasi favorit wisatawan dari berbagai daerah. �
Padang + 1
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan pembangunan taman tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke Kota Padang.
Menurutnya, taman kota itu tidak hanya menjadi tempat bersantai, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang rekreasi keluarga, lokasi berolahraga, dan area menikmati panorama Pantai Padang dengan lebih nyaman. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan mampu memperpanjang lama kunjungan wisatawan sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang, Malvi Hendri, menjelaskan proyek tersebut merupakan bagian dari kegiatan rehabilitasi taman dan pelataran parkir Pantai Padang.
Sejumlah fasilitas akan dibangun, antara lain penataan lanskap dan jalur pedestrian menggunakan paving block, pembangunan toilet modern di kawasan food court, penanaman pohon pelindung untuk menciptakan suasana yang lebih teduh, serta area bermain anak yang aman dan nyaman bagi keluarga.
Pemerintah Kota Padang menargetkan pembangunan berlangsung selama 120 hari kalender. Pekerjaan dijadwalkan dimulai pada akhir Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2026 sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat dan wisatawan.
Selain mempercantik kawasan Pantai Padang, keberadaan taman kota ini juga diharapkan menjadi ruang terbuka hijau yang mendukung kualitas lingkungan perkotaan. Kawasan yang lebih asri dan tertata diyakini akan meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat citra Pantai Padang sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.
Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung proses pembangunan serta menjaga fasilitas umum yang nantinya telah selesai dibangun. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar taman kota tersebut dapat terus terawat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Bagi pelaku usaha kecil, pedagang kuliner, hingga sektor jasa wisata di kawasan Pantai Padang, pembangunan taman kota ini diperkirakan akan membuka peluang ekonomi baru. Semakin meningkatnya jumlah pengunjung diharapkan berdampak langsung terhadap pertumbuhan usaha masyarakat sekitar.
Dengan pembangunan taman kota baru tersebut, Pemerintah Kota Padang menunjukkan keseriusannya dalam menata kawasan pesisir menjadi ruang publik yang indah, nyaman, aman, serta mampu menjadi kebanggaan masyarakat Kota Padang sekaligus destinasi favorit wisatawan dari berbagai daerah.