• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Uncategorized > *PHUBBING: KEBIASAAN KECIL YANG MERUSAK ETIKA SOSIAL DI ERA DIGITAL*
Uncategorized

*PHUBBING: KEBIASAAN KECIL YANG MERUSAK ETIKA SOSIAL DI ERA DIGITAL*

editor
Last updated: 05/04/2026 07:59
editor
191 Views
Share
3 Min Read
SHARE

 

Padang, Sinyalgonews.com — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, muncul satu fenomena sosial yang kian sering terjadi namun kerap dianggap sepele, yakni phubbing. Istilah ini merujuk pada perilaku seseorang yang lebih fokus pada telepon genggamnya dibandingkan orang yang sedang berada di hadapannya.

Phubbing merupakan gabungan dari dua kata dalam bahasa Inggris, yaitu phone (telepon) dan snubbing (mengabaikan). Secara sederhana, phubbing berarti tindakan mengabaikan lawan bicara karena sibuk dengan gadget.

Fenomena ini pertama kali diperkenalkan sekitar tahun 2012 di Australia melalui sebuah kampanye sosial. Nama Alex Haigh kerap disebut sebagai sosok di balik popularisasi istilah tersebut. Seiring waktu, kata phubbing semakin dikenal luas dan bahkan telah digunakan dalam berbagai kamus serta kajian ilmiah.

Dalam kehidupan sehari-hari, praktik phubbing kian sulit dihindari. Misalnya, saat berbicara dengan petugas layanan di bank, seseorang tetap memainkan ponselnya. Atau ketika mendampingi anak belajar, perhatian terpecah oleh notifikasi yang terus muncul. Bahkan dalam momen kebersamaan, seperti makan bersama pasangan di restoran, ponsel sering kali menjadi “pihak ketiga” yang mengganggu komunikasi.

Perilaku ini tidak hanya mencerminkan kurangnya etika, tetapi juga berpotensi merusak kualitas hubungan sosial. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa phubbing dapat menurunkan tingkat kepercayaan, mengurangi kedekatan emosional, hingga memicu konflik dalam hubungan keluarga maupun pertemanan.

Ironisnya, banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya telah menjadi “phubber”—sebutan bagi pelaku phubbing. Kebiasaan ini terbentuk secara perlahan, dipicu oleh ketergantungan terhadap teknologi, dorongan untuk selalu terhubung, serta rasa takut ketinggalan informasi.

Di Indonesia sendiri, istilah phubbing memang belum memiliki padanan resmi dalam Bahasa Indonesia. Namun, praktiknya sudah sangat umum terjadi di berbagai lapisan masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga hingga forum resmi seperti rapat dan pertemuan.

Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk mulai mengendalikan penggunaan gadget dalam situasi sosial. Menghormati lawan bicara dengan memberikan perhatian penuh merupakan bentuk sederhana dari etika dan sopan santun yang tidak boleh luntur oleh kemajuan teknologi.

Mengurangi phubbing tidak berarti harus meninggalkan ponsel sepenuhnya. Langkah sederhana seperti menonaktifkan notifikasi saat rapat, menjauhkan ponsel saat berbicara, serta menjaga kontak mata saat berkomunikasi dapat menjadi awal perubahan.

Jangan sampai perangkat yang kita miliki dengan hasil kerja keras justru menjadi penyebab renggangnya hubungan dengan orang-orang terdekat. Pada akhirnya, kualitas interaksi manusia tetap menjadi hal yang jauh lebih berharga dibandingkan sekadar layar digital.

Semoga menjadi pengingat bagi kita semua.

Editor: TEUKU HUSAINI

You Might Also Like

Sepanjang 2023-2024, Polri berhasil mengamankan 202 tersangka terorisme
Kapolda Sumbar Buka Kegiatan Coaching Clinik Fungsi Identifikasi Tahun 2024
Pemprov Sumbar Salurkan 534 Kg Beras dan Kebutuhan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir di Palangai Gadang
PROF. DR. FAUZI BAHAR, M.SI: PEMIMPIN LKAAM YANG PEDULI ADAT MINANGKABAU
Polres Sijunjung Ungkap Peredaran Narkoba di Tengah Operasi Antik, 14,23 Gram Sabu Disita
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article PERJALANAN PANJANG TEUKU HUSAINI DAN TEMAN-TEMAN MENUJU SEMANGAT HIDUP 1000 DERAJAT
Next Article *HUJAN ES LANGKA GUYUR ATU LINTANG, WARGA TERKEJUT ATAP RUMAH DAN TANAMAN RUSAK*
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Peringati Hari Koperasi ke-79, Wagub Sumbar Dorong Koperasi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat
News
16/07/2026
PERJUANGAN MENUJU PROVINSI DAERAH ISTIMEWA MINANGKABAU SEMAKIN MENYALA
News
16/07/2026
Bimtek PPNS se-Sumbar Digelar di Padang, Bahas Implementasi KUHAP Baru
News
16/07/2026
Pisah Sambut Khidmat, Pilko Yandra Resmi Gantikan Redi Mursal Pimpin Jorong Sungai Jodi
News
16/07/2026

You Might also Like

UncategorizedNasionalNewsPolitik

Anggota DPD RI Jelita Donal Adakan Reses Serap Aspirasi di Dinas Koperasi dan UKM Sumbar

16/10/2025
335 Views
UncategorizedHukumNasionalNews

Ditlantas Polda Riau Gencarkan Kampanye Keselamatan di Kawasan Tugu Perjuangan Pekanbaru

06/06/2025
183 Views
UncategorizedHukumNasionalNews

Plh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Pekanbaru Laksanakan Kegiatan Mapenaling Pada Warga Binaan Baru

03/05/2025
226 Views
Uncategorized

BUPATI JKA LANTIK 157 KEPALA SEKOLAH*  Tekankan Guru Harus Jadi Teladan

03/04/2026
106 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?