• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Nasional > Polemik Seragam Sekolah Kembali Meledak di SMPN 1 Batang Anai, Wali Murid Pertanyakan Dugaan Pungutan Ratusan Ribu, Komite Sekolah Jadi Sorotan
NasionalNewsPendidikan

Polemik Seragam Sekolah Kembali Meledak di SMPN 1 Batang Anai, Wali Murid Pertanyakan Dugaan Pungutan Ratusan Ribu, Komite Sekolah Jadi Sorotan

editor
Last updated: 02/07/2026 16:55
editor
4 Views
Share
4 Min Read
Screenshot
SHARE

PADANG PARIAMAN, Sinyalgonews.com– Polemik dugaan pungutan biaya seragam sekolah kembali mencuat di SMP Negeri 1 Batang Anai pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sejumlah wali murid mengaku kembali diminta mengeluarkan uang hingga Rp800.000 untuk siswa laki-laki dan Rp850.000 untuk siswi untuk pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah.

Kasus ini menyita perhatian karena persoalan serupa juga sempat menjadi sorotan publik pada tahun ajaran sebelumnya hingga mendapat perhatian langsung dari Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis. Namun, menurut sejumlah wali murid, praktik tersebut kembali muncul dengan pola yang berbeda.

Sejumlah orang tua mengaku merasa berada dalam posisi sulit. Meski disebut tidak diwajibkan membeli seragam di sekolah, mereka menilai proses pendaftaran berlangsung bersamaan dengan penawaran paket seragam sehingga memunculkan persepsi bahwa pembelian dilakukan di lingkungan sekolah.

Yang lebih menjadi sorotan, menurut keterangan sejumlah wali murid, setelah pembayaran dilakukan mereka tidak menerima kwitansi asli.

“Kami hanya diperbolehkan memotret kwitansinya. Setelah itu kwitansi asli diambil kembali oleh panitia,” ujar salah seorang wali murid.

Ketika mempertanyakan alasan kwitansi tidak diberikan, wali murid mengaku mendapat penjelasan bahwa administrasi kini menggunakan sistem digital.

Praktik tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan orang tua mengenai hak mereka untuk memperoleh bukti pembayaran yang sah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses penerimaan pembayaran dan distribusi seragam disebut melibatkan beberapa guru honorer yang bertugas menerima data siswa, menerima pembayaran, membuat kwitansi, hingga menyerahkan perlengkapan sekolah.

Hal ini turut memunculkan pertanyaan dari sejumlah wali murid mengenai mekanisme pengelolaan administrasi dan kewenangan dalam transaksi tersebut.

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala SMPN 1 Batang Anai, Helmi Zarwati, S.Pd, membantah adanya kewajiban membeli seragam melalui sekolah.

Menurutnya, orang tua diberi kebebasan untuk membeli seragam di mana pun.

“Silakan membeli di sekolah atau di luar. Tidak ada paksaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pengadaan seragam tahun ini bukan dikelola sekolah, melainkan oleh Komite Sekolah yang bekerja sama dengan pihak konveksi.

Pengurus Komite SMPN 1 Batang Anai, Syafri Edi, membenarkan bahwa pengadaan seragam tahun ini dilaksanakan oleh komite sekolah.

Ia juga mengakui melibatkan beberapa guru honorer untuk membantu proses distribusi kepada siswa baru.

Menurutnya, inisiatif tersebut berasal dari dirinya sendiri.

“Saya yang meminta kepada Kepala Sekolah agar tahun ini pengadaan seragam dilaksanakan oleh komite sekolah. Alhamdulillah kepala sekolah menyetujuinya. Setelah itu saya mencari pihak konveksi yang selama ini biasa mengerjakan seragam sekolah,” ujar Syafri Edi.

Ia juga menegaskan bahwa pembelian seragam tidak bersifat wajib.

“Tidak diwajibkan. Ada yang langsung bayar lunas, ada yang bayar separuh, bahkan ada juga yang belum membayar sama sekali,” katanya.

Syafri Edi mengakui, dalam pelaksanaan pengadaan tersebut dirinya meminta bantuan beberapa guru honorer agar proses pendataan, pembayaran, hingga pembagian seragam dapat berjalan lancar.

“Saya memang meminta bantuan beberapa guru honorer untuk membantu kelancaran pengadaan seragam ini,” tambahnya.

Persoalan ini kini kembali memantik perhatian masyarakat. Sejumlah wali murid berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Pariaman, Inspektorat, maupun Aparat Penegak Hukum melakukan penelusuran terhadap mekanisme pengadaan seragam tersebut agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Mereka meminta adanya audit terhadap mekanisme penetapan harga, pengelolaan dana, serta prosedur administrasi agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, pengeluaran ratusan ribu rupiah untuk kebutuhan seragam dinilai menjadi beban tambahan bagi banyak keluarga.

Publik kini menunggu langkah pemerintah daerah untuk memberikan kejelasan atas polemik yang kembali mencuat di salah satu sekolah negeri tersebut, sekaligus memastikan bahwa seluruh kebijakan di lingkungan pendidikan dijalankan secara transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan peserta didik serta orang tua.
( Red )

You Might Also Like

Kastaf Kodim 0736/Batang, Resmi Tutup TMMD Sengkuyung Tahap I Desa Cepagan
MARLIM HADIRI HARI PERS SEDUNIA 2025 DI PUNCAK CISARUA BOGOR: BAWA SEMANGAT JURNALISME MINANG KE PANGGUNG NASIONAL
Kabid Pengelolaan Sampah dan Kebersihan (PSdK) Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang LUXANI, SE Tinjau Pasar Raya Padang
PENUH KEHANGATAN: KESERUAN KALAPAS BANGKINANG MAKAN BERSAMA WARGA BINAAN
PAUD IT/TK IT Lathifah dari Sungai Sapih untuk Kota Padang 
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Polres Kampar Borong 3 Juara Di Hari Bhayangkara Ke-80″
Next Article Polsek Lubuk Dalam Ringkus Dua Terduga Pengedar Narkotika di Koto Gasib
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Polsek Lubuk Dalam Ringkus Dua Terduga Pengedar Narkotika di Koto Gasib
News Polri
02/07/2026
Polres Kampar Borong 3 Juara Di Hari Bhayangkara Ke-80″
News Polri
02/07/2026
Polsek Lubuk Dalam Ringkus Dua Terduga Pengedar Narkotika di Koto Gasib
News Polri
02/07/2026
Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi Lantik 34 Pejabat Eselon III dan IV, dilingkungan Pemprov Sumbar
Daerah News Sumbar
02/07/2026

You Might also Like

NasionalAgamaInfrastrukturPendidikan

Resmikan Surau Ka’bah Inyiak Tuah Islamic Center Panampuang, Mahyeldi : Jadikan Pusat Pengajaran ABS-SBK

11/08/2024
491 Views
HukumNasionalNews

Penyerahan Sertifikat Audit Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional: 15 Perusahaan Raih Gold Reward

23/12/2024
311 Views
NasionalNewsPeristiwa

Anak Korban Kekerasan di Pasar Kebayoran Baru Pulih, Diserahkan ke Dinsos DKI Jakarta

23/08/2025
330 Views
PolitikNasionalNews

Memimpikan Satu Putaran Dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia Pada Pemilu 2024

21/01/2024
584 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?