Padang, Sinyalgonews.com,— Dalam momentum peringatan Hari Guru, Prof. Masri Mansoer menyampaikan ucapan penuh makna dan penghargaan kepada seluruh pendidik di Indonesia. Baginya, guru bukan sekadar profesi, melainkan sebuah panggilan jiwa yang memerlukan keikhlasan, keteguhan hati, dan komitmen yang tidak pernah putus. Setiap guru, menurutnya, adalah cahaya yang menerangi jalan masa depan generasi muda, serta penjaga peradaban yang bekerja tanpa pamrih untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dalam pernyataannya, Prof. Masri Mansoer menegaskan bahwa Hari Guru adalah momen yang tidak hanya dirayakan dengan kata-kata manis, tapi juga refleksi bersama akan betapa besar peran para guru dalam membentuk karakter bangsa. “Selamat Hari Guru. Saya menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para guru yang telah menjadi pelita bagi generasi muda. Pengabdian, ketulusan, dan perjuangan Bapak-Ibu guru adalah kekuatan utama yang menjaga masa depan bangsa tetap bercahaya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa perjalanan bangsa Indonesia tidak akan pernah terlepas dari jejak para pendidik yang bekerja dalam diam. Banyak guru yang tidak dikenal publik, namun karya dan kontribusinya terasa hingga pelosok negeri. Mereka bertugas tidak hanya mengajar ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai moral, disiplin, dan akhlak yang menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat. Menurut Prof. Masri, keteladanan seorang guru seringkali menjadi titik balik bagi seorang murid untuk meraih cita-cita.
Lebih lanjut, Prof. Masri menyoroti tantangan besar yang kini dihadapi dunia pendidikan, mulai dari kemajuan teknologi, perkembangan kurikulum, hingga tuntutan untuk mencetak generasi yang adaptif. Namun, ia percaya bahwa para guru Indonesia memiliki ketangguhan luar biasa. “Guru adalah fondasi peradaban. Dalam situasi apapun, guru selalu hadir dengan solusi, kreativitas, dan kesabaran. Itulah mengapa kita harus menghormati mereka, bukan hanya pada satu hari, tetapi setiap saat,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru di daerah terpencil yang harus menempuh jarak jauh, melewati cuaca ekstrem, hingga mengajar dengan fasilitas seadanya, namun tetap menjaga semangat agar anak-anak Indonesia mendapatkan kesempatan belajar yang sama. Bagi Prof. Masri, sikap pengabdian seperti ini adalah bukti bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya.
Selain itu, ia mendorong pemerintah dan seluruh pemangku kebijakan untuk memberikan perhatian lebih kepada kesejahteraan guru, peningkatan kompetensi, serta penyediaan sarana pendidikan yang memadai. Guru yang sejahtera, katanya, akan lebih mudah fokus menjalankan perannya mencetak generasi unggul. Dukungan masyarakat juga dinilai sangat penting, sebab keberhasilan pendidikan adalah kerja bersama, bukan hanya tanggung jawab lembaga sekolah semata.
Menutup ucapannya, Prof. Masri Mansoer mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memberikan penghormatan terbaik kepada guru masing-masing, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. “Semoga seluruh guru di Indonesia selalu diberi kesehatan, semangat, dan kekuatan untuk terus mengabdi. Terima kasih untuk semua ilmu, inspirasi, dan nilai kehidupan yang telah ditanamkan. Selamat Hari Guru, pahlawan pendidikan bangsa,” tutupnya.
Ucapan ini menjadi pesan mendalam tentang pentingnya menghargai para pendidik sebagai pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Melalui kata-kata Prof. Masri Mansoer, Sinyalgonews.com mempertegas komitmennya untuk terus menghadirkan berita yang memberikan penghormatan dan ruang apresiasi kepada mereka yang menjaga cahaya ilmu tetap menyala.
Editor: TEUKU HUSAINI