Padang, Sinyalgonews.com,— 23 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia sekaligus merayakan perubahan status BKIM Padang menjadi Rumah Sakit Mata Sumatera Barat, digelar kegiatan inovatif bertajuk “Amal Jariyah” (Ayo Mari Lakukan Penjaringan Penyakit Mata Anak di Sekolah).

Program ini dilaksanakan serentak dengan me24 Puskesmas di 24 sekolah di Kota Padang, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Dinas Kesehatan Kota Padang, Perdami, PPNI, ARO, Iropin, serta Lions Club.

Kegiatan ini berhasil memberikan pelayanan pemeriksaan mata gratis bagi 5.261 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

DAFTAR SEKOLAH PELAKSANA INOVASI “AMAL JARIYAH”
-
SDN 08 Parak Gadang – Wilayah HC Andalas
-
SMPN 29 Padang – Wilayah HC Nanggalo
-
SDN 06 Pasar Ambacang – Wilayah HC Ambacang
-
SMA Pertiwi – Wilayah HC Air Tawar
-
SDN 32 Dadok Tunggul Hitam – Wilayah HC Dadok Tunggul Hitam
-
SDN 13 Seberang Padang – Wilayah HC Seberang Padang
-
SD 04 Pisang – Wilayah HC Pauh
-
SMPN 24 Padang – Wilayah HC Lubuk Begalung
-
SDN 02 Lubuk Buaya – Wilayah HC Lubuk Buaya
-
SD 26 Rimbo Kaluang – Wilayah HC Padang Pasir
-
SDN 18 Parak Karakah – Wilayah HC Parak Karakah
-
SD 58 Air Dingin – Wilayah HC Air Dingin
-
SMP SIMA Rawang – Wilayah HC Rawang
-
SDN 20 Gunung Pangilun – Wilayah HC Alai
-
SDN 19 Lapai – Wilayah HC Lapai
-
SDN 11 Lolong Belanti – Wilayah HC Ulak Karang
-
SMPN 19 Bungus – Wilayah HC Bungus
-
Madrasah Al Falah Salafiah – Wilayah HC Koto Panjang Ikur Koto
-
SDN 35 Pengambiran – Wilayah HC Pegambiran
-
SMPN 35 Pemancungan – Wilayah HC Pemancungan
-
SMPN 21 Lubuk Kilangan – Wilayah HC Lubuk Kilangan
-
MIN 6 Korong Gadang – Wilayah HC Kuranji
-
SD 53 Belimbing – Wilayah HC Belimbing
-
SDN 54 Anak Air – Wilayah HC Anak Air

Direktur Rumah Sakit Mata Sumatera Barat, Beniara Asmus, S.Kep, M.Kes, mengungkapkan bahwa inovasi Amal Jariyah ini bukan hanya bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga langkah nyata dalam menjaga kesehatan mata anak sejak dini.
“Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka memperingati Hari Mata Sedunia sekaligus menyemarakkan perubahan status BKIM menjadi Rumah Sakit Mata Sumatera Barat. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung setiap tahunnya,” ujar Beniara.
Salah satu sekolah yang menjadi lokasi kegiatan adalah SMPN 29 Padang, mewakili wilayah Nanggalo. Kepala Sekolah Nurhawilis, M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya pemeriksaan mata gratis di sekolahnya.
“Kami mendapat kuota pemeriksaan untuk 300 siswa dan 40 kacamata gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Ini sangat membantu anak-anak yang mengalami gangguan penglihatan,” tutur Nurhawilis kepada awak media.

Ia juga menambahkan bahwa dalam kunjungan Direktur Rumah Sakit Mata ke sekolahnya, pihaknya mengusulkan agar pemeriksaan serupa juga bisa diberikan bagi para guru.
“Kami berharap program ini terus berlanjut tahun depan, karena di era digital saat ini anak-anak banyak terpapar layar handphone yang berdampak pada kesehatan mata,” imbuhnya.
Program Amal Jariyah menjadi bukti nyata kolaborasi antara tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, dan organisasi sosial dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mata sejak usia sekolah.
Dengan total 5.261 siswa diperiksa dan ratusan yang mendapat bantuan kacamata gratis, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh baik bagi daerah lain di Sumatera Barat dalam upaya pencegahan kebutaan dan gangguan penglihatan dini.
( Red )
