Jakarta, Sinyalgonews.com — Sebuah momen membanggakan terekam di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Bendera Marawa—simbol kebesaran Minangkabau—terlihat berkibar di kediaman posko Kopassus, sebagai bentuk penghormatan terhadap Panglima baru yang merupakan putra asli Ranah Minang, Letjen TNI Djon Afriandi.
Hasil mutasi strategis di tubuh TNI menempatkan Djon Afriandi, mantan Danjen Kopassus, menjadi Panglima Kopassus pertama yang menyandang pangkat Jenderal Bintang Tiga. Promosi jabatan prestisius ini tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025 yang resmi ditetapkan pada 6 Agustus 2025.
Djon Afriandi, yang berdarah Minangkabau, selama ini dikenal sebagai sosok prajurit tangguh, berintegritas, dan rendah hati. Karier militernya penuh prestasi, dari medan operasi hingga pucuk kepemimpinan pasukan elite.
“Bendera Marawa di posko bukan hanya simbol daerah asal beliau, tapi juga simbol bahwa putra Minang mampu memimpin pasukan elite kebanggaan Indonesia,” ujar salah satu perwira Kopassus yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat Minangkabau di berbagai daerah pun turut mengungkapkan rasa bangga mereka. Media sosial dipenuhi ucapan selamat, foto-foto bendera Marawa, dan doa agar sang jenderal sukses memimpin dan membawa harum nama bangsa.
Dengan pengangkatan ini, Letjen TNI Djon Afriandi bukan hanya menjadi kebanggaan Minang, tapi juga inspirasi bagi generasi muda bahwa kerja keras, disiplin, dan loyalitas pada negara akan selalu mendapat tempat tertinggi di hati rakyat Indonesia.
Sumber : Akun FB Minang Top