Solok, Sinyalgonews.com,–Kabupaten Solok Pemerintah Kabupaten Solok kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dua pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan 11 pejabat fungsional. Prosesi pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, yang berlangsung di Aula Gedung C Sekretariat Daerah, Kamis (2/4/2026).
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja serta profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Solok. Rotasi dan mutasi jabatan dinilai penting guna menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.
Dua pejabat JPT Pratama yang dilantik masing-masing adalah Muhammad Djoni sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Romi Hendrawan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Solok. Keduanya diharapkan mampu membawa inovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan di sektor masing-masing.
Selain itu, sebanyak 11 pejabat fungsional turut dilantik dan ditempatkan pada berbagai bidang strategis. Di antaranya penguji kendaraan bermotor, pengawas koperasi, apoteker, pengelola pengadaan barang dan jasa, pengawas pemerintahan daerah, hingga tenaga pendidik yang bertugas sebagai guru ahli pratama di sejumlah sekolah dasar negeri.
Dalam arahannya, Medison menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi ASN dalam tiga aspek utama, yakni kemampuan manajerial, keterampilan teknis, serta sosial kultural.
Menurutnya, kemampuan manajerial menjadi kunci dalam mengelola sumber daya di lingkungan kerja masing-masing. Sementara itu, penguasaan teknologi informasi juga menjadi keharusan di era digital saat ini, mengingat sistem pemerintahan telah berbasis aplikasi.
Tak hanya itu, Medison juga menyoroti pentingnya kemampuan komunikasi bagi setiap pejabat. Ia menegaskan bahwa ASN harus mampu menyampaikan program dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat secara efektif.
“Setiap pejabat adalah komunikator. Semakin tinggi jabatan, maka semakin besar tuntutan kemampuan komunikasi dan sosial kultural,” tegasnya.
Dengan pelantikan ini, diharapkan seluruh pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, bekerja maksimal, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Solok.
Editor: TEUKU HUSAINI