Batusangkar, Sinyalgonews.com,– PENYELARASAN visi dan misi dengan pembelajaran mendalam adalah proses merumuskan ulang visi, misi, dan tujuan satuan pendidikan agar selaras dengan konsep pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, keterampilan berpikir kritis, dan karakter kuat siswa.

Sehingga setiap program pembelajaran tidak hanya rutinitas, tetapi berorientasi pada mutu pembelajaran yang berkelanjutan dan relevan dengan tuntutan abad ke-21. “Visi, misi tujuannya hanya satu yaitu murid belajar dengan nyaman, aman, dan menyenangkan.
Hal ini diungkapkan Jefri Masrul, SE, anggota DPRD Sumbar dari partai Demokrat saat memberikan sambutan pada acara “Penyelarasan Visi, Misi dan tujuan SMAN 2 Lintau Buo” di Aula SMAN 2 Lintau Buo, Rabu (5/11/2025).
“Murid bukan hanya lulus dengan nilai tinggi tapi yang paling penting adalah lulus dengan etika, Karakter, yang baik” ucap Jefri Masrul.
Sementara Kepala SMAN 2 Lintau Buo Muh Hijaz, S.Pd, M.M.Pd mengatakan penyelarasan ini dilakukan dengan tahapan perkembangan mulai dari tidak ada strategi hingga strategi yang mapan dan terimplementasi secara konsisten.
Visi dan misi tersebut harus merinci arah dan tujuan pendidikan yang fokus pada peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi, keterlibatan siswa dalam proyek kolaboratif, serta peningkatan kapasitas guru dalam memfasilitasi pembelajaran mendalam.
Penyelarasan ini juga membuat visi-misi sebagai dasar pengambilan keputusan di SMAN 2 Lintau Buo dan meningkatkan rasa kepemilikan warga sekolah terhadap arah dan tujuan pembelajaran.
Sehingga menjadi landasan dalam pengambilan keputusan, pembelajaran bermakna yang menghasilkan lulusan berkualitas, dan transformasi pembelajaran menuju pendidikan bermutu dan relevan.
“Penyelarasan visi dan misi yang kuat memperkuat pembelajaran mendalam dengan menjadikannya pusat dari kebijakan dan praktik pendidikan di sekolah atau satuan pendidikan. Ini menciptakan lingkungan pembelajaran yang fokus pada pengembangan intelektual dan karakter siswa secara holistik,” ujar Hijaz.
Turut dalam acara tersebut, Komite SMAN 2 Lintau Buo, Orang tua murid, Murid, Praktisi pendidikan, Tokoh masyarakat, Guru dan TU
serta Pengawas pendamping
(Marlim)