SAWAHLUNTO, Sinyalgonews.com,–Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Dusun Kampung Baru, Desa Santur, Kecamatan Barangin, Selasa (21/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota tidak hanya melihat kondisi pascakebakaran, tetapi juga menyerahkan bantuan sementara dari Pemerintah Kota Sawahlunto kepada warga terdampak.
“Hari ini kami bersama OPD terkait meninjau sekaligus menyerahkan bantuan sementara dari Pemko Sawahlunto kepada masyarakat kita yang terkena musibah kebakaran rumah tadi malam,” ujar Riyanda Putra.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban korban yang saat ini tengah menghadapi masa sulit akibat musibah tersebut.
“Mudah-mudahan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga yang terdampak, dan menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu waspada dan berhati-hati, karena musibah tidak tahu kapan akan terjadi,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, rombongan juga berdialog dengan korban serta memastikan kebutuhan mendesak warga dapat segera ditangani melalui OPD terkait.
Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan dukungan kepada korban, termasuk langkah-langkah lanjutan dalam proses pemulihan pascakebakaran.
Sebelumnya dikutip dari media online fokus tkp.com Kebakaran hebat melanda Dusun Kampung Baru, Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Senin malam (20/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Dua unit rumah permanen milik warga dilaporkan hangus terbakar hingga rata dengan tanah.
Peristiwa ini diduga dipicu korsleting listrik, setelah sebelumnya terdengar suara ledakan dari bagian loteng salah satu rumah warga.
Kapolres Sawahlunto, AKBP Simon Yana, S.I.K., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Sawahlunto.
“Begitu laporan masuk, personel kami segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Damkar. Bersama warga, kami berupaya memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan lain,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sumber api pertama kali berasal dari rumah milik Jumiran (80).
Saat itu terdengar suara letusan dari loteng, disusul percikan api yang dengan cepat membesar dan membakar bagian rumah.
Mengetahui hal tersebut, Jumiran bersama keluarga segera menyelamatkan diri ke rumah kerabat terdekat. Namun, api dengan cepat melahap bangunan dan merembet ke rumah milik Rama Geni (39) yang berada di sebelahnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian materiil diperkirakan cukup besar dan masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian masih kami data, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tambah Kapolres.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.50 WIB setelah petugas Damkar berjibaku bersama warga. Selanjutnya dilakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Saat ini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting arus listrik.