Padang , Sinyalgonews.com— Suasana sore di Pantai Ulak Karang, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, berubah menjadi duka mendalam. Seorang siswa remaja dilaporkan tewas akibat tenggelam saat mandi di pantai tersebut, Sabtu (24/1/2026) sore.
Korban diketahui bernama Gema Akbar Al Rasyid (16), seorang pelajar SMAN 3 Padang, warga Jalan Gunung Singgalang VI Nomor 47, Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara.
Mandi Bersama Teman, Berakhir Petaka
Kepala Polsek Padang Utara, AKP Yuliadi, menjelaskan bahwa peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Saat itu, Gema bersama lima orang temannya, yang juga sesama siswa SMAN 3 Padang, sedang mandi-mandi di Pantai Ulak Karang sejak pukul 17.00 WIB.
Sekitar 45 menit kemudian, Gema bersama salah seorang temannya bernama Raka berenang ke bagian tengah pantai. Namun di lokasi tersebut, Gema tiba-tiba merasa kelelahan.
“Gema sempat mengatakan kepada temannya bahwa ia sudah lelah dan tidak kuat lagi berenang,” ujar AKP Yuliadi.
Upaya Penyelamatan Gagal
Mendengar keluhan tersebut, Raka berusaha menolong Gema. Namun kondisi korban semakin memburuk.
“Raka mencoba membantu, namun Gema sudah tenggelam. Tangannya terlihat menggapai-gapai ke atas sebelum akhirnya hilang,” jelas Yuliadi.
Melihat kejadian itu, teman-teman korban langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar pantai. Warga yang mendengar teriakan segera bergegas ke lokasi dan berhasil mengevakuasi korban ke tepi pantai.
Dinyatakan Meninggal Dunia di Rumah Sakit
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Padang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil.
“Dokter jaga Rumah Sakit Hermina menyatakan korban sudah meninggal dunia,” kata AKP Yuliadi.
Keluarga Terima dengan Ikhlas
Setelah kejadian tersebut, personel Polsek Padang Utara mendatangi rumah orang tua korban di Jalan Gunung Singgalang RT 005 RW 003, Kelurahan Gunung Pangilun, untuk menyampaikan kabar duka. Namun, saat itu orang tua korban diketahui sedang berada di Kabupaten Sijunjung.
“Melalui sambungan telepon, ayah korban menyatakan menolak dilakukan visum luar maupun dalam. Ia menerima dengan ikhlas bahwa anaknya meninggal dunia akibat tenggelam,” ungkap Yuliadi.
Ayah korban juga memberikan kuasa kepada pihak keluarga untuk mengurus seluruh proses penanganan jenazah di Rumah Sakit Hermina.
Imbauan Keselamatan
Peristiwa ini menambah daftar kejadian kecelakaan laut di wilayah Pantai Padang. Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat, khususnya remaja, agar lebih berhati-hati saat berenang di pantai, terutama menjelang sore hari ketika kondisi arus laut cenderung tidak stabil.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta civitas akademika SMAN 3 Padang, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan di kawasan wisata pantai.
( Red )