Padang, Sinyalgonews.com,–Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Sumatera Barat menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di Hotel My All, Minggu (5/4/2926).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Pertina Sumbar Hadi Putra ini membahas sejumlah agenda penting, terutama menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dimana pertandingan tinju akan diadakan di Kabupaten Tanah Datar.
Salah satu poin penting yang dibahas dalam Rakerprov ini adalah terkait dengan kelas yang akan dipertandingkan pada Porprov serta batas usia peserta Porprov. Disepakati bahwa kelas yang dipertandingkan ada 20 kelas dimana 11 kelas untuk putra dan 9 putri. Disamping itu juga disepakati pertandingan di dua kelas yaitu elite dan yout. Sementara untuk usia belum diputuskan, menunggu hasil rapat bidang teknik dan perwasitan Pertina Sumbar.
Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para petinju untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Batas usia belum kita tetapkan, tapi untuk kelas sudah, yakni elite dan yunior yang akan mempertandingkan 20 kelas putra dan putri” ujar Ketua Komisi Wasit Hakim Pengprov Pertina Sumbar Arifni.
Sementara Ketua Pertina Sumbar Efendi mengatakan, Porprov ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit petinju berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Sumbar di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Efendi.
Selain membahas soal kelas yang akan dipertandingkan, Rakerprov Pertina Sumbar juga membahas mengenai persiapan teknis jelang Kejuaraan Tinju Pertina Sumbar yang akan digelar awal Mei mendatang Para peserta rapat menyepakati akan ikut berpartisipasi dalam ajang tinju yang baru pertama kali diadakan oleh Pengprov Pertina.
“Kejuaraan tinju Pertina Cup kami selenggarakan tanpa adanya dana dari luar, murni dari kami Pengprov dan didukung oleh rekan-rekan Pengkot/Pengkab” ujar Joni Sikumbang Bendahara Pengprov Pertina Sumbar.
Menariknya, dalam Rakerprov ini seluruh peserta rapat sepakat patungan untuk membiayai kejuaraan Pertina Cup. “Kita sepakat seluruh biaya kejuaraan kami atasi bersama, Kami ingin buktikan, tanpa bantuan pihak luar pun kami bisa bikin kejuaraan” tutur Joni.
Bahkan pemilik Hotel My All ini memberikan penginapan gratis kepada atlet dan official tinju dari daerah yang ikut berlaga di kejuaraan tinju Pertina Cup tersebut “Sebagai bentuk kecintaan saya pada olahraga tinju, maka seluruh peserta gratis menginap di hotel My All selama kejuaraan berlangsung” tambah Joni.
Hal ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk berprestasi di ajang kejuaraan tersebut.
“Melalui prestasi yang bagus di Kejuaraan Pertina Cup dan Porprov, diharapkan para petinju kita bisa mendapatkan peluang untuk ikut PON yang akan datang. Ini tentu menjadi motivasi tersendiri bagi mereka,”tambahnya.
(Marlim)