Rokan Hilir, Sintong, Sinyalgonews.com,- Jembatan Sintong yang terbentang di atas sungai Rokan yang menghubungkan Sintong – Duri terlihat begitu kokoh, dengan panjang bentangan 180 M. Jembatan ini tentunya akan menjadi penyangga perekonomian buat warga Kecamatan yang terhubung mulai dari Sintong, Manggala, Pujud dan Tanjung Medan. Akses lalu lintas menuju Pekanbaru via Duri akan lebih singkat sehingga bisa menghemat waktu tempuh jika dibandingkan dengan melewati Ujung Tanjung.
Jembatan yang dibangun melalui APBD Rokan Hilir Tahun 2023 melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang ( PUTR ) Kab. Rokan Hilir yang dikerjakan oleh PT.Arkindo (Pelaksana) dengan Consultan Pengawas CV.Irvotec Riau Consultant dapat diselesaikan dalam waktu 210 Hari Kalender. ini dibangun dengan biaya Rp. 51.53.303.56,17,-
Sinyalgonews.com yang mencoba melintasi di jembatan tersebut masih belum bisa dilewati oleh kendaraan roda empat. Lantai jembatan masih terlihat menunggu pengerasan setelah dilakukan pengecoran. Selanjutnya akan dilakukan pengaspalan untuk melapisi beton yang masih terbuka agar lebih halus dan nyaman untuk dilewati tentunya.
Bupati Kab.Rokan Hilir Afrizal S.IP,M.IP yang lebih dikenal dengan panggilan Epi Sintong di masa kepemimpinanya yang dimulai tahun 2021 – 2024 bersama Wabub. Sulaiman diujung masa tugasnya berhasil mewujudkan impian untuk mendirikan sebuah jembatan yang permanen yang belum sempat terwujud di era dua kepemimpinan Bupati sebelumnya.
Semua permasalahan yang muncul di awal rencana pembangunan jembatan ini dapat diatasi dengan tangan dingin oleh Bupati Rokan Hilir ini. Ini patut mendapatkan apresiasi atas kinerja beliau dalam pembangunan khususnya di Kabupaten Rokan Hilir. Jalan penghubung ke arah jembatan juga sudah mulai dikerjakan dengan pembuatan jalan Hot Mix .

Masih ada tugas pembangunan yang akan menunggu untuk dikerjakan, yaitu akses jalan dari dan ke Duri juga jalan penghubung ke seputaran Sintong ke Manggala, Pujud dan Tanjung Medan. Jika semua akses jalan ini terwujud maka semua pintu perekonomian akan terbuka, berarti tujuan pembangunan untuk mensejahterakan rakyat akan terwujud. ( 5 Januari 2024 ).