• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Daerah > Dai Kondang Kota Padang Didatangi Oknum Polisi, Ada Apa dengan Dana Pokir di Nanggalo?”
DaerahNasionalNews

Dai Kondang Kota Padang Didatangi Oknum Polisi, Ada Apa dengan Dana Pokir di Nanggalo?”

editor
Last updated: 16/10/2025 06:32
editor
648 Views
Share
3 Min Read
SHARE

Padang, Sinyalgonews.com – Suasana tenang di salah satu kawasan Nanggalo mendadak terusik. Seorang dai kondang asal Kota Padangberinisial JA, yang juga dikenal sebagai anak nagari Nanggalo, dikabarkan didatangi oleh oknum polisi dari Polresta Padang ke rumah orang tuanya. Kedatangan aparat tersebut disebut-sebut berkaitan dengan dugaan kisruh dana pokok pikiran (pokir) salah satu anggota DPRD Kota Padang.

Peristiwa ini bermula dari penolakan warga dan tokoh anak nagari Nanggalo terhadap pembangunan ruko di lingkungan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Nanggalo. Pembangunan tersebut diketahui menggunakan dana pokir seorang anggota dewan, namun kemudian dihentikan oleh anak nagari karena diduga terdapat praktik penggelembungan sewa yang akan merugikan masyarakat.

Informasi yang beredar, anggota dewan tersebut berencana menyewa kembali ruko yang dibangun dari dana pokir itu, lalu menyewakannya lagi kepada pihak ketiga dengan harga lebih tinggi. Skema inilah yang membuat masyarakat merasa kecewa dan curiga akan adanya penyalahgunaan anggaran publik untuk keuntungan pribadi.

JA, sang dai yang dikenal vokal dan dekat dengan masyarakat, turut mendukung langkah anak nagari menghentikan pembangunan sementara hingga ada kejelasan dari pihak KAN dan anggota dewan terkait aliran dana tersebut.

Namun, sikap tegasnya itu justru berbuntut panjang. Awal Oktober lalu, rumah orang tua JA didatangi oleh oknum polisi yang membawa surat klarifikasi terkait penghentian proyek tersebut. Saat itu JA tengah berdakwah di luar kota, sehingga komunikasi dilakukan hanya lewat telepon.

Begitu kembali ke Padang, JA kembali didatangi langsung oleh oknum polisi yang bersangkutan. Dalam pertemuan tersebut, JA menyampaikan kekecewaannya:

“Saya bukan penjahat. Saya dua bulan sekali ceramah di Masjid Polresta Padang. Kenapa harus didatangi ke rumah orang tua saya? Kan bisa dihubungi langsung,” ujar JA  dengan kecewa

selanjutnya JA menjelaskan ke aparat kronologi kejadian yang sebenarnya

Sementara itu, Ketua Forum Anak Nagari Nanggalo, Yuldi Efendi Koto, menilai langkah aparat tersebut tidak tepat dan berlebihan.

“Kenapa harus mendatangi dai kami? Kalau ingin klarifikasi, hubungi saya selaku Ketua Anak Nagari. Kami punya alasan jelas menghentikan pekerjaan itu. Mengapa anggota dewan tidak mau berdialog dengan kami, malah mengandalkan aparat untuk menakut-nakuti?” tegas Yuldi.

Nada serupa datang dari Mamak Muslim, salah satu ninik mamak Nanggalo, yang menyayangkan tindakan tersebut.

“Masalah nagari seharusnya diselesaikan secara adat, dengan duduk bersama, bukan dengan menekan lewat aparat. Mari kita turunkan ego, selesaikan secara damai dan bermartabat,” ujar Mamak Muslim.

Kini, masyarakat Nanggalo menanti kejelasan dari pihak DPRD dan aparat terkait permasalahan dana pokir ini. Mereka berharap tidak ada upaya kriminalisasi terhadap suara masyarakat dan tokoh yang berani bersuara untuk melawan penyalahgunaan kekuasaan.

Kasus ini menjadi sorotan publik di Kota Padang, sebab menyangkut hubungan antara kekuasaan politik, dana publik, dan keberanian tokoh masyarakat untuk membela kepentingan nagari.

( Red )

You Might Also Like

*AKHIRNYA “PALU KEADILAN DIKETUK” : KOMISI INFORMASI SUMATERA BARAT “PERINTAHKAN” BANK NAGARI BUKA DATA SIAPA PENERIMA DANA CSR 2021-2024*
Rekayasa One Way dan Contraflow Membuat Pemudik Bahagia ke Kampung Halaman
Kapal Tenggiri Disorot: Jerigen BBM, Izin Kedaluwarsa, 3 Pelaku Diamankan Polda Kepri
Egi Hendrawan Bela Kapolri Listyo Sigit dari Kritikan DPR dan PDIP: “Lihat Fakta dan Data”
Armen Longor Berlindung di Balik Oknum APH, Gudang CPO Ilegal Semakin Menjamur, Kinerja Kapolres Dumai di Pertanyakan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article As SDM Tegaskan Karakter Polisi Dibangun dari Pilar Spiritual, Intelektual, dan Kultural
Next Article Jual Beli Rumah di Kinali Berujung Sengketa, Pembeli Rugi Rp50 Juta – Diduga Ada Oknum Terlibat!
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

PERJUANGAN MENUJU PROVINSI DAERAH ISTIMEWA MINANGKABAU SEMAKIN MENYALA
News
16/07/2026
Bimtek PPNS se-Sumbar Digelar di Padang, Bahas Implementasi KUHAP Baru
News
16/07/2026
Pisah Sambut Khidmat, Pilko Yandra Resmi Gantikan Redi Mursal Pimpin Jorong Sungai Jodi
News
16/07/2026
Kapolda Sumbar Perkuat Sinergi dengan Kabinda, Bangun Komunikasi Strategis Jaga Stabilitas Daerah
News Polri
16/07/2026

You Might also Like

News

Koperasi Merah Putih Kampung Jawa Sukses Produksi Sabun Cuci Piring dengan Merk “Mandhe Lemon’s”

10/07/2026
78 Views
DaerahNasionalNewsPekanbaru

KPU SIAK: 1011 PEMILIH AKAN GUNAKAN HAK SUARA PADA PSU PASCA PUTUSAN MK 22 MARET 2025*

20/03/2025
212 Views
HukumNasionalNews

Kalapas Pekanbaru Hadiri Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat Manajerial di Lingkungan Kanwil Ditjenpas Riau

28/05/2025
284 Views
DaerahNasionalNews

Forum Penyelamatan Olahraga Sawahlunto Minta Segera Dilaksanakan Musyawarah Luar Biasa KONI Sawahlunto

07/03/2024
329 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?