• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Nasional > Jacob Ereste : *Ancaman Megathrust di Sejumlah Wilayah Indonesia Yang Harus Diwaspadai*
NasionalNewsPeristiwa

Jacob Ereste : *Ancaman Megathrust di Sejumlah Wilayah Indonesia Yang Harus Diwaspadai*

editor
Last updated: 11/06/2025 12:23
editor
169 Views
Share
4 Min Read
SHARE

Sinyalgonews.com,— Peringatan kewaspadaan terhadap ancaman gempa Megathrust bagi Indonesia telah disampaikan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dari dua zona Megathrust tinggal menunggu waktu. Artinya, gempa bumi dan tsunami yang gawat itu akan segera terjadi di Indonesia, seperti yang dilansir secara meluas melalui media CNBC Indonesia, 7 Juni 2025.

Pasalnya, letak geografis Indonesia berada pada Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) yang mempertemukan beberapa lempeng, sehingga ancaman gempa Megathrust bisa muncul dari 13 segmen yang tersebar di wilayah Indonesia.

Masing-masing Megathrust itu ada di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut. Dari catatan BMKG dua zona itu sudah lama tidak mengalami gempa atau seismic gap berabad-abad. Karena dalam kebiasaannya, gempa besar itu memiliki siklus tersendiri dalam rentang ratusan tahun lamanya.

Sementara dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRAIN) mengatakan perlu diwaspadai dampak Megathrust di wilayah Selatan Jawa Barat yang memanjang sampai Selat Sunda. Dari para peneliti lain juga mengingatkan adanya energi yang terkunci di zona subduksi akan terus bertambah seiring dengan perjalanan waktu. Maka itu, jika energi ini dilepaskan sekaligus, dampaknya akan menimbulkan gempa besar hingga sebesar magnitudo 8,7 yang sangat dahsyat daya rusaknya bagi alam dan korban manusia.

Dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN menginformasikan pelepasan energi bumi ini tidak hanya memicu guncangan kuat, tetapi juga menggerakkan kolom air laut yang akan menimbulkan tsunami besar. Dalam hitungan bila Megathrust terjadi di wilayah Pangandaran, gelombang tsunami setinggi 20 meter bisa menjalar sampai ke Banten dan Lampung bahkan Jakarta. Jadi, semua pesisir Banten akan terdampak, hanya saja ketinggian tsunami — air lautnya — bisa berbeda, ujar Nuraini Rahma Hanifa dari BRIN, seperti yang disampaikan kepada CNBC Indonesia.

Di pesisir Banten, tsunami diperkirakan bisa mencapai ketinggian 4 meter sampai 8 meter. Artinya, air laut yang tumpah ke daratan bisa mencapai Tangerang. Sedangkan di pesisir Lampung, katanya seluruh wilayah yang menghadap ke Selat Sunda akan terkena dampak tsunami itu. Bayangkan saja, bila di Jakarta air laut bisa melambung setinggi 1,8 meter. Meski kedatang air akibat dari tsunami itu lebih lambat dibanding dengan daerah lain. Namun dalam waktu 2,5 jam sejak gempa terjadi, limpahan air karena tsunami itu sudah menggenangi Jakarta juga.

Dari perhitungan para ahli wilayah Selatan Jawa tsunami akan melanda hanya dalam tempo 40 menit sejak kejadian berlangsung. Sedangkan di Lebak, Banten hanya dalam waktu 18 menit saja air laut sudah menebar ke seluruh wilayah Lebak. Hanya di Wilayah Jakarta Utara luapan air laut akibat tsunami itu akan melanda setelah 2,5 jam kemudian.

Oleh karena itu, BRIN mengajak seluruh warga masyarakat Indonesia untuk selalu waspada terhadap resiko megathrust, karena akibatnya bukan cuma gempa dan tsunami yang terjadi bersama luapan air laut yang naik ke darat, tetapi juga kerusakan dari infrastruktur — runtuhnya bangunan dan tumbangnya pepohonan hingga terputusnya kontak komunikasi hingga tatanan sosial dan ekonomi yang lumpuh — bisa menambah jumlah korban jiwa yang lebih penting untuk diselamatkan.

Meski begitu, BMKG sendiri belum bisa memastikan kapan bencana besar ini akan terjadi. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengakui pihaknya terus membicarakan ancaman dari alam ini agar masyarakat selalu siap menghadapi efek dari megathrust yang akan terjadi di Indonesia yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat.

BMKG sendiri telah melakukan mitigasi dan edukasi, kesiapan, kesiapsiagaan sebagai bagian dari langkah antisipasi bencana akibat dari megathrust. Mulai dari penempatan sensor sistem peringatan dini tsunami. Dan Ins Tews sengaja dipasang menghadap ke arah datangnya megathrust. Dari 13 segmen megathrust yang mengancam Indonesia mulai dari wilayah Mentawai, Enggano, Selat Sunda, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumbangan, Aceh-Andaman, Nias-Simrlue hingga megathrust Sulawesi Utara dan Papua.

 

Banten, 9 Juni 2025

You Might Also Like

Pangdam IV/Diponegoro pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden di Magelang
*Kapolres Pasaman Barat Menggelar Kegiatan Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah di Kecamatan Kinali*
*L Patuh Lancang Kuning 2026 Digelar Serentak di Riau, Fokus pada 10 Sasaran Prioritas Pelanggaran Lalu Lintas*
Hadiri Ground Breaking Asrama Polresta Samarinda, Kapolri Bagikan Sumur Bor-Sembako ke Warga
Kota Pekalongan Berhasil Raih Penghargaan PIC Ter-Fast Response SPAN Lapor se-Jawa Tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article PT Semen Padang Luncurkan RKPM Program Basinergi Mambangun Nagari 2025 di Wisma Indarung
Next Article Kasus Pemilik Pabrik Rokok Asal Tanah Datar Dinyatakan Lengkap
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Kapolda Sumbar Berganti, Pimpinan Redaksi Sinyalgonews.com Sampaikan Ucapan Selamat dan Harapan Besar untuk Sumatera Barat
Daerah News Polri Sumbar
06/07/2026
*GELOMBANG PANAS EKSTREM LUMPUHKAN EROPA, LEBIH DARI 1.300 ORANG TEWAS*
Internasional News Peristiwa
06/07/2026
Gubernur Mahyeldi: Sumbar Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar PBNU Ke-35
Agama Daerah News Sumbar
06/07/2026
Isi Libur Panjang Sekolah, Nayla Putri Marlim Kunjungi Objek Wisata di Kota Padang 
News Pariwisata Peristiwa Wisata
05/07/2026

You Might also Like

DaerahNewsPendidikan

Kadis Pendidikan Sumbar Tutup Rakor Kepala SMKN se-Sumbar 

10/04/2026
280 Views

Bupati Yulianto Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Empat Kecamatan

27/11/2025
293 Views
DaerahNasionalNews

Aktivis Pecinta Lingkungan: Nilai Pemanfaatan RDF Sangat Berguna Bagi Kota – Kota Besar

28/08/2025
166 Views
NasionalEkonomiNews

Koppsa-M Tawarankan Audit Agronomi dan Keuangan sebagai Solusi Penyelesaian Hutang

15/10/2024
501 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?