PADANG . Sinyalgonews.com– Kota Padang digemparkan dengan terbongkarnya skandal asmara melibatkan Camat Padang Selatan, AMP, dengan salah satu bawahannya berinisial NG. Aib tersebut berujung pada pencopotan jabatan AMP hanya dalam hitungan jam setelah penggerebekan.
Dalam konferensi pers yang digelar di Markas Satpol PP Kota Padang pada Minggu (27/4/2025) pukul 02.15 WIB, Sekretaris Daerah Kota Padang, Andre Algamar, mengonfirmasi bahwa AMP resmi dinonaktifkan dari jabatannya. Langkah cepat itu diambil atas perintah langsung Walikota Padang, Fadly Amran, yang tak ingin skandal ini mencoreng citra pemerintahan kota.

Skandal memalukan ini bermula ketika istri sah AMP bersama warga Tanjung Saba, Kecamatan Lubuk Begalung, memergoki keduanya di kantor Camat. Tanpa perlawanan, AMP dan NG langsung diamankan ke Mako Satpol PP untuk dimintai keterangan.
“Tindakan ini menunjukkan ketegasan Walikota dalam menegakkan disiplin ASN, tanpa pandang bulu,” tegas Andre Algamar di hadapan awak media.
Sikap cepat dan tegas pemerintah kota mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Tokoh masyarakat, Herman Tanjung, Ketua LPM Kelurahan Padang Pasir, mengecam keras perilaku sang camat.
“Sebagai pejabat publik, AMP seharusnya menjadi teladan, bukan malah bertingkah dungu dan amoral. Ini mencoreng wajah Kota Padang,” ujar Herman geram. Ia bahkan mendorong agar Walikota segera mengusulkan pemecatan tetap kepada Menteri Dalam Negeri jika terbukti perselingkuhan itu sudah berlangsung lama.
Saat ini, Pemerintah Kota Padang tengah mempersiapkan pengganti sementara untuk memastikan roda pemerintahan di Kecamatan Padang Selatan tetap berjalan normal.
( Marlim )
Sumber : Mitra Post