• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Ekonomi > *PELEMAHAN RUPIAH BERPOTENSI PICU PHK MASSAL, PENGAMAT MINTA PEMERINTAH SEGERA BERTINDAK*
EkonomiNasionalNews

*PELEMAHAN RUPIAH BERPOTENSI PICU PHK MASSAL, PENGAMAT MINTA PEMERINTAH SEGERA BERTINDAK*

editor sinyal
Last updated: 28/05/2026 10:38
editor sinyal
139 Views
Share
3 Min Read
SHARE

Editor TEUKU HUSAINI

Sinyalgonews.com,–Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menjadi ancaman serius bagi dunia usaha nasional seiring terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi tersebut dinilai dapat memperburuk tekanan terhadap perusahaan, terutama sektor industri yang masih bergantung pada bahan baku impor dan barang modal dari luar negeri.

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah yang berada di kisaran Rp17.794 per dolar AS telah meningkatkan biaya produksi perusahaan secara signifikan. Di sisi lain, kenaikan harga minyak dunia juga memperbesar beban operasional industri di berbagai sektor.

Menurut Ibrahim, kondisi tersebut mulai berdampak langsung terhadap dunia kerja di Indonesia. Banyak perusahaan mulai melakukan efisiensi untuk mempertahankan operasional mereka, termasuk dengan mengurangi jumlah tenaga kerja.

“Kenaikan harga minyak dan pelemahan rupiah sudah berdampak terhadap PHK massal di Indonesia,” ujar Ibrahim seperti dikutip dari Merdeka.com.

Ia mengungkapkan, sepanjang Januari hingga Mei 2026 jumlah pekerja yang terkena PHK telah mencapai 15.425 orang. Angka tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah apabila tekanan ekonomi global dan domestik belum mereda dalam beberapa bulan mendatang.

Perusahaan yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor dinilai menjadi kelompok paling rentan terdampak. Pelemahan rupiah menyebabkan biaya pembelian bahan baku dan mesin industri meningkat tajam, sementara kemampuan perusahaan menaikkan harga produk sangat terbatas akibat lemahnya daya beli masyarakat.

Akibat kondisi tersebut, banyak pelaku usaha memilih melakukan penghematan demi menjaga kelangsungan bisnis. Langkah efisiensi itu sering kali berujung pada pengurangan karyawan atau penundaan ekspansi usaha.

Direktur Eksekutif CELIOS Bhima Yudhistira juga menilai pelemahan rupiah merupakan sinyal beratnya tekanan ekonomi nasional. Ia menyebut investor mulai khawatir terhadap tingginya biaya impor, ongkos logistik, hingga ketidakpastian pasar keuangan Indonesia.

Bhima menegaskan, kondisi nilai tukar yang tidak stabil dapat membuat investor menunda investasi jangka panjang di Indonesia. Jika situasi terus berlangsung, ancaman capital flight atau keluarnya modal asing dari Indonesia bisa terjadi dan memperburuk kondisi ekonomi nasional.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sebelumnya juga melaporkan ratusan buruh terkena PHK di sejumlah daerah sepanjang Mei 2026. Beberapa perusahaan di sektor manufaktur dan industri padat karya disebut telah mengurangi tenaga kerja akibat meningkatnya biaya produksi.

Selain ancaman PHK, pelemahan rupiah juga berpotensi memicu kenaikan harga barang di pasaran. Kondisi ini dapat menurunkan daya beli masyarakat dan memperlambat pertumbuhan ekonomi nasional apabila tidak segera diantisipasi pemerintah.

Pengamat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, memperkuat iklim investasi, serta melindungi sektor industri nasional agar gelombang PHK tidak semakin meluas di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil.

You Might Also Like

*Sigap, Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau dan Tim Lalin HK Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai*
Krisis Legitimasi di Senayan Oleh: Muhibbullah Azfa Manik
Pemprov Sumbar Siapkan Sejumlah langkah Strategis untuk Percepat Proses Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana
Audensi Bersama Wawako kota Padang Tentang pengolahan Sampah organik dan Pembuatan Pakan Mandiri dan pupuk Kompos (Fkmplhi)
Polri Tetapkan Dua Tersangka Korupsi PT SPR BUMD Riau, Kerugian Capai Rp33 Miliar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article *TERAPIS SPA SURABAYA DIDUGA KURAS REKENING HINGGA RP 1,2 MILIAR, UANG HASIL KEJAHATAN DIPAKAI BORONG EMAS*
Next Article *MULAI 2 JUNI 2026, BGN ANCAM CABUT INSENTIF DAPUR MBG YANG ABAIKAN KELOMPOK 3B*
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Hari Pertama Masuk Sekolah Anak TK Bhayangkari 2 Padang diantar Orang Tua ke Sekolah 
News Pendidikan
13/07/2026
RAMADHIPA KIBARKAN MERAH PUTIH DI SACHSENRING, VEDA NAIK KELAS, MARC MARQUEZ CETAK KEMENANGAN KE-10 DI MOTOGP JERMAN*
News Internasional Olah Raga
13/07/2026
*YOTA BALAD JADI SATU-SATUNYA KEPALA DAERAH INDONESIA YANG TAMPIL SEBAGAI PEMBICARA DI INTERNATIONAL EDUCATION FORUM 2026*
News
13/07/2026
Kapolsek Tapung Hilir Hadiri Panen Jagung Pipil di PT SEBAL, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
News Polri
13/07/2026

You Might also Like

NasionalNewsPolitik

Gubernur Mahyeldi Resmikan Poliklinik Eksekutif dan Layanan Kemoterapi Modern RSUD Achmad Muchtar

02/02/2026
168 Views
News

Kadis Kebudayaan Sumbar Buka Eviyandri Rajo Budiman Cup III

17/08/2024
268 Views
HukumNasionalNews

Operasi Berantas Premanisme 2025: Polsek Sangtombolang Gagalkan Pengiriman 1000 Liter Cap Tikus Antar Provinsi

10/05/2025
155 Views
HukumNasionalNewsUncategorized

Korlantas Polri Mulai Berlakukan One Way Lokal dari KM 70 – KM 188 Tol Cipali

27/03/2025
245 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?