Tanah Datar, Sinyalgonews.com,-Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan di daerah. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan melakukan survei langsung terhadap akses jalan menuju lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru.
Kegiatan peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra bersama Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi serta jajaran terkait lainnya. Survei lapangan ini dilakukan guna memastikan kesiapan lokasi sekaligus melihat secara langsung kondisi akses transportasi menuju kawasan yang nantinya akan menjadi pusat pendidikan masyarakat tersebut.
Bupati Eka Putra menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program strategis yang memiliki tujuan besar dalam meningkatkan pemerataan pendidikan bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Tanah Datar. Karena itu, pembangunan infrastruktur penunjang seperti jalan akses menjadi prioritas utama sebelum pembangunan fisik sekolah dimulai.
Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan dua opsi solusi guna mempercepat akses menuju kawasan tersebut. Opsi pertama yakni melakukan pelebaran jalan lama yang selama ini digunakan masyarakat setempat. Sedangkan opsi kedua adalah membuka jalur baru yang dinilai lebih representatif untuk menunjang mobilitas kendaraan dan proses pembangunan nantinya.
“Kami ingin memastikan seluruh akses menuju Sekolah Rakyat nantinya benar-benar layak dan memadai. Jalan harus mampu mendukung aktivitas pembangunan dan aktivitas masyarakat ke depan,” ujar Eka Putra saat melakukan peninjauan lapangan.
Kehadiran Kepala BPJN Sumbar dalam survei tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah pusat juga memberikan perhatian serius terhadap pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar. Program ini disebut masuk dalam salah satu agenda prioritas nasional dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan pendidikan.
Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, mengatakan pihaknya akan melakukan kajian teknis secara detail terkait kondisi medan, struktur tanah, hingga kebutuhan pembangunan jalan agar proyek tersebut nantinya dapat berjalan dengan baik dan aman.
Selain fokus pada akses jalan menuju Sekolah Rakyat, BPJN Sumbar bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga tengah aktif menangani berbagai persoalan infrastruktur lain pascabencana di sejumlah wilayah. Sebelumnya, BPJN Sumbar bersama pemerintah daerah juga melakukan peninjauan terhadap jembatan rusak akibat luapan Batang Tompo di Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo.
Langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani infrastruktur mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga berharap pembangunan Sekolah Rakyat benar-benar dapat segera direalisasikan karena dinilai akan membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda di kawasan tersebut.
Program Sekolah Rakyat sendiri diproyeksikan menjadi salah satu pusat pembelajaran modern yang tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter, keterampilan, dan pengembangan potensi masyarakat lokal. Dengan adanya akses jalan yang memadai, masyarakat diyakini akan lebih mudah menjangkau fasilitas pendidikan tersebut.
Di sisi lain, pembangunan akses jalan menuju Sekolah Rakyat juga diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Infrastruktur jalan yang baik akan memperlancar aktivitas transportasi warga, distribusi hasil pertanian, hingga membuka peluang usaha baru di kawasan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPJN Sumbar, dan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Komitmen pembangunan infrastruktur pendidikan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembangunan sumber daya manusia tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, termasuk pemulihan infrastruktur akibat bencana alam di sejumlah wilayah Tanah Datar.
Editor: TEUKU HUSAINI
Sinyalgonews.com