Padang, 27 Oktober 2025 — Sinyalgonews.com
SMKN 9 Padang menggelar Workshop Perencanaan Berbasis Data (PBD) bagi guru dan tenaga kependidikan di aula sekolah, Senin (27/10/2025). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Habibul Fuadi, S.Pd, M.Si.
Workshop ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan perencanaan pendidikan berbasis bukti konkret, sekaligus memperkuat kapasitas guru dan pimpinan sekolah dalam membaca serta memanfaatkan data pendidikan secara efektif.
Kepala SMKN 9 Padang, Syamsul Mardan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam mendorong sekolah menjadi lembaga pendidikan yang unggul, adaptif, dan berbasis data.
“Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah melalui pendekatan data yang akurat dan strategi pembelajaran yang relevan. Kita ingin SMKN 9 Padang terus berkembang, baik dari sisi sarana prasarana maupun prestasi peserta didik,” ujar Syamsul Mardan.
Menurutnya, pendidikan masa kini menuntut perencanaan yang tidak hanya mengandalkan intuisi, tetapi juga berdasarkan analisis data yang terukur dan objektif, sehingga setiap kebijakan sekolah dapat lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Habibul Fuadi, dalam arahannya menegaskan bahwa Perencanaan Berbasis Data (PBD) bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan proses berkelanjutan yang menyatu dalam siklus perencanaan satuan pendidikan.
“Kepala sekolah adalah penanggung jawab utama dalam perencanaan, tetapi tidak bisa bekerja sendirian. Dalam proses PBD, kepala sekolah harus berdiskusi dan mendengarkan berbagai pandangan agar keputusan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan sekolah,” tegas Habibul.
Habibul juga menekankan pentingnya rapor pendidikan sebagai sumber utama dalam melakukan PBD. Ia mendorong kepala sekolah dan guru untuk menganalisis, merefleksikan, dan merumuskan program sekolah berdasarkan hasil rapor pendidikan tersebut.
“Mulailah dengan mencermati data rapor pendidikan, kemudian ajak guru-guru berdiskusi dan berefleksi bersama. Dari refleksi itu, akan muncul pemahaman bersama tentang akar masalah yang harus dibenahi,” tambahnya.
Workshop yang dihadiri oleh seluruh guru SMKN 9 Padang ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, di antaranya Habibul Fuadi (Kadisdik Sumbar), Siti Sundari, S.Sos (Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar), Hendri Efendi, S.Kom, dan Chen Chen Morina, S.Pd, MM.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga ruang refleksi kolektif bagi tenaga pendidik dalam membangun budaya kerja yang berbasis data, kolaboratif, dan berorientasi pada perbaikan mutu pendidikan.
Dengan terlaksananya workshop ini, SMKN 9 Padang diharapkan mampu menjadi sekolah percontohan dalam implementasi Perencanaan Berbasis Data di Sumatera Barat.
Langkah ini sejalan dengan visi Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar untuk mendorong satuan pendidikan menuju tata kelola yang transparan, adaptif, dan berorientasi pada hasil pembelajaran yang nyata.
“Perubahan dimulai dari data, dari kesadaran untuk melihat fakta, dan dari komitmen untuk memperbaiki diri. Semoga SMKN 9 Padang bisa menjadi pionir dalam transformasi pendidikan berbasis data di Sumbar,” tutup Habibul Fuadi.
Penulis: Marlim
Editor: Redaksi Sinyalgonews.com
