• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Uncategorized > NENEK SAUDAH DIKEROYOK PEKERJA TAMBANG ILEGAL, POSKO SUMBAR PULIH DESAK NEGARA HADIR DAN BONGKAR JARINGAN PETI
UncategorizedHukumNasionalNews

NENEK SAUDAH DIKEROYOK PEKERJA TAMBANG ILEGAL, POSKO SUMBAR PULIH DESAK NEGARA HADIR DAN BONGKAR JARINGAN PETI

editor
Last updated: 04/01/2026 21:35
editor
576 Views
Share
3 Min Read
SHARE

Sumbar, Sinyalgonews.com,— Kasus kekerasan terhadap Nenek Saudah, seorang warga lanjut usia yang diduga dikeroyok oleh pekerja tambang emas ilegal (PETI) si Lubuk Aro Rao Kabupaten Pasaman kembali membuka borok lama kejahatan lingkungan dan kemanusiaan di Sumatera Barat. Peristiwa memilukan ini memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat sipil, salah satunya Posko Sumbar Pulih, yang mendesak negara hadir secara nyata dan membongkar jaringan PETI hingga ke akar-akarnya.

Insiden tersebut terjadi di wilayah yang selama ini dikenal rawan aktivitas tambang ilegal. Nenek Saudah diduga menjadi korban pengeroyokan setelah mempertanyakan atau menegur aktivitas PETI yang merusak lingkungan dan mengancam keselamatan warga sekitar. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka fisik dan trauma psikis, memunculkan kemarahan publik karena pelaku diduga bertindak brutal terhadap warga tak berdaya.
Koordinator Posko Sumbar Pulih menilai kasus ini bukan peristiwa tunggal, melainkan puncak dari pembiaran panjang terhadap praktik PETI yang telah lama beroperasi. Menurutnya, keberadaan PETI tidak hanya merusak sungai, hutan, dan lahan pertanian, tetapi juga melahirkan kekerasan, premanisme, serta pelanggaran HAM di tingkat akar rumput. “Jika seorang nenek bisa dikeroyok, ini tanda hukum telah kalah di lapangan,” tegasnya.
Posko Sumbar Pulih mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat, profesional, dan transparan. Pelaku pengeroyokan harus segera ditangkap dan diproses hukum tanpa kompromi. Lebih dari itu, negara diminta tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut aktor intelektual, pemodal, serta oknum yang diduga membekingi aktivitas PETI. “Tanpa membongkar jaringan, kekerasan serupa akan terus berulang,” tambahnya.
Mereka juga menuntut evaluasi serius terhadap pengawasan wilayah tambang rawan, termasuk peran pemerintah daerah dan aparat terkait. Negara dinilai tidak boleh kalah oleh jaringan tambang ilegal yang merusak sendi kehidupan masyarakat. Penegakan hukum harus dibarengi pemulihan lingkungan dan perlindungan warga, khususnya kelompok rentan.
Kasus Nenek Saudah menjadi alarm keras bagi semua pihak. Kekerasan terhadap warga sipil akibat tambang ilegal adalah kejahatan berlapis: kejahatan kemanusiaan, lingkungan, dan hukum. Posko Sumbar Pulih mengajak masyarakat, pers, dan lembaga pengawas untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Negara dituntut hadir, bukan sekadar dengan pernyataan, tetapi dengan tindakan nyata yang berkeadilan.

Editor: TEUKU HUSAINI
Sinyalgonews.com

You Might Also Like

Datangi Kementerian PUPR, Gubernur Mahyeldi-Andre Rosiade Perjuangkan Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Sumbar
Satgas Ops Damai Cartenz Bongkar Jaringan Pemasok Amunisi KKB di Puncak Jaya
Kampanye Akbar, Andre Rosiade: Mahyeldi-Vasko Cocok Pimpin Sumbar, Punya Jaringan dan Akses Kuat di Pusat
Gubernur Sumbar Usulkan Pembatalan Pemotongan TKD 2026 ke Pemerintah Pusat
Bayangan Suram Putaran Kedua Tanpa Prabowo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article CFD PERDANA 2026 DI PADANG BERLANGSUNG TERTIB, WARGA DAN UMKM ANTUSIAS
Next Article INOVASI ANAK MUDA JAMBI SULAP DANAU TELUK JADI DESTINASI WISATA PERAHU MENARIK
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Kisruh PPDB, Warga Benteng Kelurahan Cupak Tangah Kecamatan Pauh Gembok SDN 02
Daerah News Pendidikan Peristiwa Sumbar
01/07/2026
Diduga Dipecat Gegara Isi Chat WhatsApp, Guru TK di Agam Terus Berjuang Mencari Keadilan, FKBN Sumbar Turun Tangan
Nasional News Pendidikan
01/07/2026
Polresta Padang Resmi Selidiki Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Laporan Pengusaha Travel terhadap Oknum Polisi Masuki Babak Baru
Hukum Nasional News
01/07/2026
*Tiga Pelaku Pencurian Rumah di Air Bangis Dibekuk Tim Opsnal Polsek Sungai Beremas*
Daerah Hukum News Peristiwa Polri Sumbar
01/07/2026

You Might also Like

DATA SEMENTARA 11 KECAMATAN DI PADANG PARIAMAN TERDAMPAK BANJIR, LONGSOR DAN ANGIN KENCANG

24/11/2025
237 Views

Walikota Padang Fadhly Amran Hadiri Pesta Pernikahan Akbar dan Intan. Semoga Menjadi Keluarga Sakinah Mawadah Warahmah

11/01/2026
424 Views
NasionalNewsPolitik

BERI PELAYANAN MAKSIMAL SAAT RAMADAN, BAPENDA SUMBAR GAGAS PROGRAM SAJADAH DAN SAMBAKO MUDAHKAN PEMBAYARAN PKB

10/02/2026
130 Views
NasionalNews

Kapolda Sumbar Buka Rakernis Fungsi Binmas T.A 2024 Sejajaran Polda Sumbar

29/04/2024
288 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?