Padang, Sinyalgonews.com,--Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana melalui program pengabdian inovatif bertajuk “Pendekatan AVATAR (Tanah, Air, Udara, Api) untuk Pendampingan Psikososial dan Lingkungan Pasca Bencana”. Program yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025 ini berfokus di wilayah Brandan, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang—daerah yang kerap dilanda banjir bandang (galodo).

Mengusung tema Pendekatan AVATAR (Tanah, Air, Udara, Api), kegiatan ini menjadi ruang bagi ilmu untuk turun ke lapangan—mendampingi masyarakat terdampak, khususnya anak-anak, melalui pendampingan psikologis yang humanis dan edukatif. Kegiatan dibuka oleh Dekan FMIPA UNAND, Prof. Mai Efdi, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan serta aktivitas belajar sambil bermain bersama dosen dan mahasiswa.
Lebih dari sekadar bantuan, inilah wujud pengabdian—ketika ilmu, kepedulian, dan kemanusiaan berjalan berdampingan. Kegiatan ini merupakan respons cepat tim dosen dan mahasiswa FMIPA terhadap kondisi darurat pascabencana yang melanda wilayah tersebut. Berbeda dengan program bantuan konvensional pendekatan AVATAR dirancang secara holistik, mengintegrasikan empat elemen alam sebagai kerangka kerja pemulihan.
“Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memulihkan jiwa dan semangat masyarakat, khususnya anak-anak yang mengalami trauma,” ujar Budi Rudianto, Ketua Tim Pengabdian FMIPA Unand, dalam sambutannya pada acara peluncuran.
Empat Pilar Aksi Terpadu di Lapangan
Kegiatan hari ini secara simbolis meluncurkan keempat intervensi utama:
TANAH (Rehabilitasi Ruhani dan Jasmani): Tim Pengabdian Masyarakat FMIPA memimpin pemberian tali asih yang siap saji seperti rendang dan roti. Pada paket tali asih juga diberikan tikar serta mukena bagi para Ibu.
AIR (Pengelolaan Sumber Daya): Bersamaan dengan pembangunan ruhani dan jasmani, dilakukan edukasi kepada warga tentang pentingnya konservasi air dan menjaga kualitas sumber air bersih pascabencana.
UDARA (Pemulihan Psikososial): Tim dari bidang psikologi dan sains terapan FMIPA menggelar sesi “Trauma Healing: Bermain Sambil Belajar” untuk