• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker

SinyalGoNews.com • Budaya • *MINANGKABAU HARUS TETAP SINERGI DALAM ABS-SBK DI TENGAH GEMPURAN ZAMAN DIGITAL*

BudayaDaerahNewsSumbar

*MINANGKABAU HARUS TETAP SINERGI DALAM ABS-SBK DI TENGAH GEMPURAN ZAMAN DIGITAL*

editor
Last updated: 31/05/2026 18:26
editor
Share
4 Min Read
SHARE

Oleh: Editor TEUKU HUSAINI –

Sinyalnewsgo.com,–Minangkabau sejak dahulu dikenal sebagai negeri yang memiliki falsafah hidup kuat dan kokoh. Adat dan agama berjalan seiring, saling menopang, serta menjadi benteng moral masyarakat. Filosofi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” atau ABS-SBK bukan sekadar slogan budaya, melainkan pedoman hidup yang diwariskan turun-temurun oleh niniak mamak kepada anak kemenakan.

Namun hari ini, arus zaman digital bergerak sangat cepat. Perubahan sosial, budaya, hingga pola pikir generasi muda semakin sulit dibendung. Anak kemenakan Minangkabau kini hidup di tengah derasnya pengaruh media sosial, budaya luar, informasi tanpa batas, dan gaya hidup instan yang perlahan mengikis nilai adat serta ajaran agama. Jika kondisi ini tidak disikapi dengan bijak, maka jati diri Minangkabau bisa semakin tergerus.

Di era digital, tantangan bukan lagi sekadar persoalan ekonomi atau pendidikan, tetapi juga pertarungan moral dan identitas budaya. Banyak generasi muda yang mulai jauh dari surau, kurang mengenal adat, bahkan tidak memahami makna ABS-SBK secara utuh. Sebagian lebih bangga mengikuti tren luar dibanding mempelajari warisan leluhur sendiri. Padahal Minangkabau besar karena kekuatan adat yang berpijak kepada Islam.

Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi seluruh unsur masyarakat Minangkabau. Niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, hingga pemerintah daerah harus kembali memperkuat sinergi demi menjaga marwah ranah Minang. Jangan sampai generasi penerus kehilangan arah akibat derasnya arus digitalisasi yang tidak memiliki batas nilai dan etika.

Teknologi sebenarnya bukan musuh. Digitalisasi dapat menjadi sarana dakwah, pendidikan adat, serta penguatan budaya jika digunakan dengan benar. Banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan nilai ABS-SBK kepada generasi muda melalui media sosial, podcast, video edukasi, hingga platform digital lainnya. Anak muda Minangkabau harus diajak memahami bahwa kemajuan teknologi tidak boleh memutus hubungan dengan agama dan adat.

Saat ini yang dibutuhkan adalah gerakan bersama. Surau harus kembali dihidupkan sebagai pusat pendidikan moral dan spiritual. Kegiatan adat jangan hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang pembinaan generasi muda. Orang tua juga harus lebih peduli terhadap perkembangan anak di dunia digital. Jangan biarkan telepon genggam menjadi “guru utama” yang membentuk karakter mereka tanpa pengawasan.

Selain itu, pendidikan berbasis budaya dan agama perlu diperkuat sejak dini. Sekolah, lembaga adat, dan keluarga harus berjalan seiring. Anak kemenakan perlu diajarkan tentang sejarah Minangkabau, penghormatan kepada orang tua, etika bermasyarakat, serta pentingnya menjaga akhlak di tengah perkembangan teknologi. Sebab kemajuan tanpa moral hanya akan melahirkan generasi yang cerdas secara teknologi tetapi lemah secara iman dan adab.

Minangkabau pernah melahirkan tokoh besar bangsa karena kuatnya pendidikan agama dan adat. Dari surau-surau kecil lahir ulama, pejuang, pemikir, dan pemimpin yang disegani. Semangat itu harus dibangkitkan kembali. Jangan sampai anak kemenakan hari ini justru menjadi korban zaman karena kehilangan pegangan hidup.

ABS-SBK harus tetap menjadi fondasi utama masyarakat Minangkabau. Adat tanpa agama akan kehilangan arah, sementara agama tanpa penguatan adat akan sulit membumi dalam kehidupan sosial masyarakat Minang. Keduanya harus berjalan seiring menghadapi tantangan zaman modern.

Di tengah derasnya pengaruh globalisasi dan digitalisasi, masyarakat Minangkabau tidak boleh terpecah. Persatuan seluruh unsur adat dan agama menjadi kunci utama menjaga identitas serta masa depan generasi muda. Ranah Minang harus tetap berdiri kokoh dengan nilai Islam yang kuat, adat yang hidup, dan generasi muda yang mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan jati diri.

Anak kemenakan hari ini membutuhkan teladan, bukan sekadar nasihat. Mereka membutuhkan perhatian, pembinaan, dan lingkungan yang mampu menjaga mereka dari pengaruh buruk dunia digital. Jika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam semangat ABS-SBK, maka Minangkabau akan tetap menjadi negeri beradat, beriman, dan bermartabat di tengah perubahan zaman yang semakin keras menggilas kehidupan sosial masyarakat.

You Might Also Like

Coreng Marwah DPRD, Sek. GMNI Kepri Minta Pemko Batam Segera Tutup THM Super Z Club Aviary. Mahasiswa Akan Demo???
Begini Tanggapan Camat Bungus!!?…” Harnoldi SH.MM. Tentang program TJSL PT.PLN Indonesia power UBP Teluk Sirih.
Jacob Ereste : *Revisi UU Polri Justru Akan Mempersempit Ruang Publik*
Peduli Sesama, Satgas Yonif 623 Kunjungi dan Beri Bantuan Warga Yang Berduka
Gubernur Mahyeldi Ungkap Persiapan Sumbar Jadi Tuan Rumah Konferensi Wakaf Internasional
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Ketua PKS H. Devid Y Muhammad: Sentra IKM Songket Silungkang Harus Jadi Motor Ekonomi, Pelestarian Budaya dan Destinasi Wisata
Next Article Mewakili Gubernur, Jasman Dt. Bandaro Bendang: Pendidikan Al-Qur’an Benteng Generasi dari Narkoba dan Kenakalan Remaja
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Tokoh Masyarakat dan Ninik Mamak Nyatakan Dukungan untuk Desi Susanti Maju sebagai Calon Wali Nagari Koto Tuo
Uncategorized
21/07/2026
Kapolda Sumbar Hadiri Gerakan Subuh Berjamaah di Masjid Muhsinin, Pererat Silaturahmi Lewat “Ngopi Subuh”
News
21/07/2026
Diantar Tokoh Masyarakat, Ninik Mamak dan Pemuda, Ramlan Sarwani( Nanang )Resmi Daftar sebagai Calon Wali Nagari Koto Sawah Ujung Gading
News
21/07/2026
DPD LIN Sumbar Terbentuk, Syamsir Boerhan dan Ismail N Raja Tega Siap Jalankan Amanah
News
21/07/2026

You Might also Like

PolitikNasionalNews

Kabaharkam Polri Lepas 111 Personel Amankan TPS Luar Negeri: Jalankan Tugas dengan Baik

30/01/2024
PolitikNasionalNews

Sebanyak 205 orang Calon Anggota Pengawas TPS Lulus Administrasi

11/01/2024
InfrastrukturNasionalNews

Jalan Provinsi yang Rusak “Framing Kegagalan Eka Putra Sebagai Bupati Tanah Datar

24/03/2024

Wako Padang Fadly Amran Menutup Final Turnamen Bola Voli SMPN 28 Padang Cup-XI, Apresiasi Semangat Sportivitas Pelajar

26/10/2025

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?