Padang – Menjelang dimulainya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026, SMAN 3 Padang menggelar kegiatan sosialisasi sistem penerimaan murid baru, Selasa (4/6). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat yang berada di wilayah zonasi sekolah, termasuk pengurus komite, kepala sekolah SMP dan MTsN, Ketua RT/RW, tokoh pemuda, pihak kelurahan, serta unsur keamanan dari Polsek Nanggalo.

Acara yang berlangsung di aula SMAN 3 Padang ini diawali dengan sambutan dari pengurus komite sekolah yang diwakili oleh Humas Komite, Bapak Marlim. Dalam sambutannya, Marlim menyampaikan apresiasi atas keterbukaan sekolah dalam memberikan informasi kepada masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah meluangkan waktu untuk berdiskusi dengan masyarakat. Ini penting agar ke depan tidak ada lagi informasi yang simpang siur terkait PPDB,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, sistem zonasi PPDB tahun ini sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Selain domisili, nilai rapor siswa juga akan menjadi pertimbangan, terutama bagi siswa berprestasi yang berada di zona padat peminat (zona merah).
“Ini tentu memberi peluang lebih besar bagi siswa berprestasi, meskipun domisilinya berada di zona merah,” tambah Marlim.
Ketua Komite SMAN 3 Padang, Refdiamon, MM, dalam sambutannya menegaskan komitmen komite untuk terus mendukung proses belajar mengajar di sekolah.
“Kami bangga dengan prestasi SMAN 3 Padang yang saat ini menempati peringkat ketiga sekolah terbaik di Kota Padang setelah SMAN 1 dan SMAN 10. Banyak lulusan tahun ini diterima di kampus-kampus favorit di Indonesia,” ungkapnya.
Kepala SMAN 3 Padang, Zahroni, M.Pd, kemudian memaparkan secara rinci sistem PPDB tahun ini sesuai dengan petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat. Ia menyoroti sejumlah perubahan penting dalam sistem penerimaan, di antaranya adalah adanya jalur khusus bagi siswa yang pernah menjabat sebagai ketua OSIS di sekolah asal.

Zahroni juga menjelaskan bahwa pelaksanaan PPDB untuk seluruh SMA di Sumbar akan berlangsung serentak mulai 23 Juni hingga 3 Juli 2025.
“Kami berharap dukungan dari semua pihak agar proses PPDB tahun ini berjalan dengan lancar, tertib, dan transparan,” pungkasnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana para tamu undangan menyampaikan pertanyaan seputar teknis pendaftaran dan kriteria zonasi.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Para peserta merasa lebih memahami aturan dan mekanisme PPDB yang akan diberlakukan di SMAN 3 Padang tahun ajaran 2025/2026.
( Mat )