• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker

SinyalGoNews.com • Daerah • *PT SEMEN PADANG, UNAND DAN DLH SUMBAR LATIH PONDOK PESANTREN UBAH SAMPAH JADI BERNILAI EKONOMI*

DaerahEkonomiNewsPeristiwaSumbar

*PT SEMEN PADANG, UNAND DAN DLH SUMBAR LATIH PONDOK PESANTREN UBAH SAMPAH JADI BERNILAI EKONOMI*

editor
Last updated: 20/05/2026 16:58
editor
Share
4 Min Read
SHARE

 

 

Editor: TEUKU HUSAINI 

 

PADANG, Sinyalgonews.com— Komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup terus diperkuat melalui kolaborasi antara PT Semen Padang, Universitas Andalas dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat dalam memberikan pelatihan pengolahan sampah organik kepada kalangan pondok pesantren. Kegiatan tersebut digelar dalam bentuk workshop budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang berlangsung di kawasan Belimbing Indah, Sumatera Barat.

Pelatihan itu menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru dari limbah organik. Sasaran kegiatan kali ini adalah santri dan pengelola Pondok Pesantren MTI Kapau yang diberikan edukasi langsung mengenai cara mengubah sampah menjadi sesuatu yang bernilai guna dan bernilai ekonomi.

Dalam workshop tersebut, peserta diperkenalkan dengan budidaya maggot BSF sebagai solusi modern dalam mengatasi persoalan sampah organik. Maggot dikenal mampu mengurai limbah rumah tangga dan sisa makanan dalam waktu cepat. Selain itu, hasil budidaya maggot dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan bahan pupuk organik yang memiliki nilai jual di masyarakat.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan bahwa dukungan perusahaan terhadap kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan alam serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan.

Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa dianggap sepele karena berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, edukasi kepada masyarakat, termasuk lingkungan pesantren, dinilai penting agar lahir budaya baru dalam memanfaatkan limbah organik secara produktif.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Harnes, juga menegaskan bahwa perusahaan mendukung penuh berbagai kegiatan edukatif yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat dan lingkungan. Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta selama workshop dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Budidaya maggot BSF ini tidak hanya membantu pengurangan sampah organik, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala DLH Sumbar Tasliatul Fuaddi mengapresiasi sinergi antara dunia usaha, pemerintah dan perguruan tinggi dalam membangun budaya sadar lingkungan di tengah masyarakat. Menurutnya, pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak agar persoalan lingkungan dapat diatasi secara bersama-sama.

Ia menilai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 harus menjadi pengingat bahwa isu lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kolaborasi seperti workshop pengolahan sampah organik ini diharapkan terus berlanjut dan mampu melahirkan inovasi baru di tengah masyarakat.

Wakil Dekan FMIPA Unand, Admi Nazra, mengatakan bahwa persoalan sampah organik merupakan tantangan yang harus dijawab melalui pendekatan ilmiah dan partisipatif. Menurutnya, edukasi budidaya maggot menjadi salah satu solusi relevan yang bisa diterapkan di lingkungan masyarakat maupun pesantren.

Dalam sesi praktik lapangan, peserta diperlihatkan secara langsung proses budidaya maggot BSF mulai dari pengelolaan media, pemanfaatan limbah organik hingga teknik pemeliharaan larva agar menghasilkan manfaat optimal. Antusiasme para peserta terlihat tinggi ketika mengikuti demonstrasi pengolahan sampah menjadi media pakan maggot.

Program pengolahan sampah yang didukung PT Semen Padang sendiri sebelumnya telah melahirkan berbagai inovasi lingkungan. Salah satunya melalui program “Nabuang Sarok” yang berhasil mengubah sampah menjadi bernilai ekonomi hingga menghasilkan puluhan kepingan emas bagi peserta program pengelolaan sampah berbasis aplikasi tersebut.

Selain itu, PT Semen Padang juga aktif mengembangkan konsep ekonomi sirkular dengan memanfaatkan sampah organik menjadi energi alternatif, pakan ternak, hingga bahan bakar pengganti batu bara dalam industri semen.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda pesantren yang tidak hanya peduli terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu memanfaatkan sampah sebagai peluang usaha produktif yang bernilai ekonomi. Edukasi seperti ini diyakini menjadi langkah penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, kreatif dan peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup di Sumatera Barat.

You Might Also Like

*KUNANTI DI PINTU SURGA*
Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Polwan RI Ikuti Studi Komparatif di Chicago
Kanwil Kemenag Sumbar Gelar Optimalisasi dan Sinkronisasi Layanan Administrasi Data Nikah Rujuk Zona 1
90 Wisudawan Ikuti Wisuda Tahfidz Perdana SMKN 6 Padang
Rocky Gerung: Jambore Karhutla 2025 Jadi Kampanye Serius untuk Hijaukan Indonesia Kembali
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article *PRAKTEK PETI KIAN MASIF, GUBERNUR SUMBAR AJAK FORKOPIMDA BERSATU SELAMATKAN LINGKUNGAN DAN MASYARAKAT*
Next Article *PUNCAK HAJI 2026: JUTAAN JAMAAH BERSIAP MENUJU ARAFAH, MUZDALIFAH, DAN MINA*
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Kacabdin Pendidikan Wilayah 1 Bukittinggi Terima Kunjungan Silaturahmi Pimpinan Redaksi Sinyalgonews.com
Uncategorized News
21/07/2026
Usai Sukses Panen Raya, Polsek Kampar Kiri Kembali Sebar Bibit Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
News
21/07/2026
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Mahyeldi: Masukan DPRD Jadi Evaluasi Perbaikan Tata Kelola
News
21/07/2026
Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Sumbar Periode 2026–2031 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 29 Juli
News
21/07/2026

You Might also Like

NasionalNews

Diduga jadi tempat Mesum Warga Pekalongan Soroti Penginapan Di Wilayah Barat

28/07/2025
UncategorizedDaerahNasionalNews

Sumbar Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Indonesia Muslim Travel Index 2025

10/10/2025
HukumNasionalNews

Pimpin Giat Operasi Zebra, Kasat Lantas Polres Siak Tegur dan Tindak Puluhan Pengendara

26/10/2024
NewsHukumNasional

Gugatan A M Dt. Bandaharo Cs, ditolak Mahkamah Agung

05/01/2024

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?